10 Film Terbaik 2014


Sampai juga kita ke penghujung tahun. Seperti biasa, gue akan membeberkan kumpulan film terbaik pada tahun 2014. Gue menulis ini dalam kondisi belum sempat melihat Doraemon: Stand By Me, Judge, Nightcrawler, Big Hero 6, dan Pendekat Tkt Emas (ngikutin akun twitternya). Mungkin, setelah menonton salah satu film itu, list dibawah ini bisa berubah.

Ya sudah, lebih baik loncat saja ke film dengan nomor paling buncit.


Update: 7 Januari 2015, Fury resmi duduk di nomor 9, menggeser Dawn of The Planet of Apes.

Update: 9 Januari 2015, Whiplash masuk, meloncat jauh ke nomor 6.

Update: 22 Januari 2015, PK nongol, menggusur Dawn of The Planet Apes dari nomor 12.

Update: 24 Januari 2015, Birdman terbang masuk ke dalam sarang 5 besar.

Update: 28 Februari 2015, Nightcrawler merangkak naik masuk ke nomor 11



15. Chef


Seperti masakan yang masih hangat, film ini terasa begitu enak saat disantap 

14. Dawn of The Planet Apes



Jauh lebih besar lagi dari yang pertama, dan tentunya juga jauh lebih baik
13. PK


Tentang pencarian agama, yang tentunya hanya untuk orang yang pikirannya terbuka

12. Fury


Sempet ragu sama ini, tapi ternyata lumayan menggebrak seperti tembakan tanknya
11. Nightcrawler


akting Jake Gylenhaal nilai keunggulan terbesar dari film ini


10. Edge of Tomorrow


Mengingatkan para gamer pentingnya fitur 'save' saat main game

9. The Raid 2: Berandal


*bingung mau ngasih caption apaan* *pokoknya bagus dah* 

8. Guardians of The Galaxy


*nemenin Baby Groot joget*

7. How To Train Your Dragon 2


Sempet ngeremehin sekuel ini, tapi pas ditonton, mecahin ekspektasi. Mantap!

6. Whiplash

Kayaknya film Drama nggak pernah se-menggebrak ini sebelumnya

5. Birdman


Butuh film yang 'beda'? Coba tonton film ini deh. Keren!


4. Interstellar


Maaf buat penggemar Nolan, film ini ternyata cuma bisa nongkrong di no 4 

3. The Lego Movie


*nyanyi everything is awesome*

2. X-Men: Days of Future Past


Selesai nonton, gue langsung ngecap film ini sebagai film terbaik 2014, tapi akhirnya turun gunung karena film itu...

Yak, itu dia 9 film terbaik menurut gue. Sebelum lanjut ke Movie of The Year, Mari kita istirahat sebentar dengan membaca award kecil-kecilan yang gue buat.


Best TV Series: The Flash

Best Cast: X-Men Days of Future Past

Best Fighting Scene: "Yuda (Rama) vs Assassins" (The Raid 2)

Honorable Mentions: The Flash vs Arrow (The Flash TV Series), Fight Sentinels (X-men: Days of Future Past)

WTF Moment!: "Fifth Dimension" (Interstellar)

Honorable Mentions: "Dad and Son" (The Lego Movie), "Xavier Meets Xavier"(X-Men: Days of Future Past), End Credits "Sequel" (22 Jump Street), "I Know It Was You" (Whiplash)

Most Singable Song: "Everything is Awesome" (The Lego Movie)

Honorable Mentions: Hooked on A Feeling (OST Guardians of The Galaxy)

Most Favorite Character: "Baymax" (Big Hero 6)

Honorable Mentions: Hammer Girl (The Raid 2), Groot (Guardians of The Galaxy), Toothless (How To Train Your Dragon 2)

Surprisingly Good

Locke, Maze Runner, Non Stop, Blended, Son Of Batman, Lone Survivor, Pee Mak (film 2013 sih, tapi baru nonton), Marmut Merah Jambu, Bad Neighbour, The Interview, The Judge, Stand By Me Doraemon, Boyhood, John Wick, Big Hero 6, The Imitation Game.

Surprisingly Not Good Enough

Malam Minggu Miko Movie, Captain America: Winter Soldier, Transformer 4, Godzilla, The Fault In Our Stars, The Amazing Spider-Man 2, The Grand Budapest, 22 Jump Street, The Hobbit: The Battle of Five Armies.





Yak, itu saja award dan sedikit rekomendasi film yang bagus dan yang agak 'kurang'. Sekarang, waktunya kembali ke daftar film terbaik dimana sang film terbaik pada tahun 2014 berada.


*naik ke podium*


*pegang mic*


So, this is it...






Movie of The Year goes to ....






1. Gone Girl


Twist berlapis. Permainan sudut pandang nan cantik antara Nick Dunne (Ben Affleck) dan Rosamund Pike (Amy Dunne). Kritik buat media yang berpengaruh besar terhadap pendapat masyarakat. Semuanya tersusun lengkap dan rapi. Sampai-sampai durasi 2,5 jam itu nggak berasa menjemukkan.  




- @aldypradana17

Klik dan follow ya :D - > aldypradana.com

Karena Tuhan Punya Cara Sendiri Untuk Mengabulkan Doamu


Pernah merasa sudah berdoa sedemikian rupa, tapi tak kunjung dikabulkan? Atau, sudah berusaha beribadah semaksimalkan kita, tapi tidak ada perubahan dalam kita? Jika iya, saran saya adalah janganlah kamu berprasangka buruk pada Tuhanmu. Kenapa begitu? Karena Tuhan punya cara sendiri untuk mengabulkan doamu.

Ingat dan tanamlah kalimat berikut ini:

Kadang, Tuhan tidak selalu memberi apa yang kita inginkan, tapi Tuhan selalu memberi apa yang sebenarnya kita butuhkan.

Jadi, jika doamu masih belum terwujudkan, mungkin karena itu bukanlah yang kamu butuhkan sekarang. Mungkin nanti, entah kapan, tapi yang jelas bukan sekarang. Atau bisa jadi, Tuhan merasa kamu belum siap atau belum layak menerima apa yang kamu inginkan dalam doamu.

Saya sendiri saat berdoa memakai rumus kalimat seperti ini:

“Ya Allah, maafin saya, beri saya … kayak yang udah dapet. Jika saya ada suatu kesalahan hingga doa terhalang, mohon dimaafkan dan mohon dikabulkan doa saya. Saya janji akan ngebanyakin dan ngebenerin ibadah wajib dan sunnah saya. Saya janji akan ngebanyakin dan ngenggedein sedekah saya. Engkau teramat mampu dan kuasa bikin saya punya … nggak ada halangan sama sekali.”

Itu rumus kalimat doa  yang dapat dari salah satu ceramah Ustadz Yusuf Mansur di tv. Yang kalo saya gunakan rumus kalimatnya, maka doanya jadi begini:

“Ya Allah, maafin saya, beri saya istri kayak yang udah dapet. Jika saya ada suatu kesalahan hingga doa terhalang, mohon dimaafkan dan mohon dikabulkan doa saya. Saya janji akan ngebanyakin dan ngebenerin ibadah wajib dan sunnah saya. Saya janji akan ngebanyakin dan ngenggedein sedekah saya. Engkau teramat mampu dan kuasa bikin saya punya istri nggak ada halangan sama sekali.”

Sudah hampir setahun saya berdoa dengan kalimat diatas, tapi apakah sudah dikabulkan? Jawabannya: belum. Hehe. Mungkin bagi Allah, saya memang masih belum layak menjadi kepala keluarga. 

Kalo sudah begini, apa yang harus dilakukan? Mau kecewa? Mau pasrah? Mau berkeluh kesah?

Kalo saya, ya terus berdoa. Nggak usah capek-capek ngeluh, nggak usah capek-capek pesimis. Tetaplah berpikiran yang baik-baik, karena hidup lebih enak kalo diisi dengan rasa optimis. Teruslah berdoa, dan teruslah berusaha. Doa tanpa usaha tak membawamu kemana-mana, usaha tanpa doa hanya membawamu pergi tanpa arah.

Berdoalah sedetail mungkin. Berdoalah agar kamu ‘layak’ meraih doa-doamu. Mintalah yang terbaik untuk kamu, keluargamu, dan orang-orang di sekelilingmu. Dan kalo masih belum terkabulkan, sabarlah dan ingat, Tuhan punya cara sendiri untuk mengabulkan doamu.




*Saya disini sekedar share apa yang menurut saya baik, tanpa bermaksud mencemarahi. Kalo saya ada salah kata, mohon maaf. Kalo ada yang punya pendapat tentang doa, bisa berbagi lewat kolom komentar. Salam damai :)





@aldypradana17



Don't forget to follow my blog: aldypradana.com and like my page: Aldy Pradana

Thank you! :D

Untuk Kamu Yang Merasa Hidupnya Penuh Cobaan


"Waduh! Ini tugas banyak banget sih! Kayak nggak habis-habis!"
"Pengin keluar dari pekerjaan kalo kerjaannya numpuk segini terus!"
"Susahnya adaptasi di kota baru! Pengin pulang!"

Pernah mengeluarkan kalimat yang sama persis kayak diatas? Atau mungkin, kalimat yang senada dengan 3 kalimat tadi? 

Kalo pernah, dan masih memendamnya sampai sekarang, duduklah dan silakan baca postingan ini. Karena tulisan ini untuk kamu.

Interstellar: Inikah Film Terbaik 2014?


Alasan orang-orang menonton film ini pastinya karena faktor sang Sutradaranya, Christoper Nolan. Alasan lainnya, barulah karena ingin nonton dunia astronot, penjelajahan planet lain, dan mungkin, karena faktor Anna Hathaway-nya.

Sebelum nonton Interstellar, gue mengulang-ngulang kalimat, "Ini bukan Inception, ini bukan The Dark Knight, ini bukan Inception, ini bukan The Dark Knight..." Ini perlu dilakukan, agar ekspekatasi nggak kegedean, dan ngarep berlebihan sama film ini. 

Lalu, menyaksikan hampir 3 jam film ini, pertanyaan yang terlintas di kepala: Apakah film ini bagus? Apakah ini film terbaik Nolan? Atau, inikah film terbaik 2014? Untuk menjawab itu semua, mari kita lanjut scroll ke bawah.

Obrolan Di Depan TV


Lagi duduk berdua, Aditya bersama Ayahnya menonton TV di ruang keluarga.

“Nak, menjadi bahagia itu mudah. Banyaklah tersenyum, tinggalkan apa yang membuatmu sakit, dan sering-seringlah bersyukur.”
“Kalo aku nggak ngelakuin 3 hal itu, apa yang bakal terjadi, Pa?”
Ayah menunjuk kearah TV, “Kamu liat porak poranda itu? Kurang lebih kamu akan seperti mereka.”
Aditya melihat layar kaca, lalu menggelengkan kepala, “Pa, aku nggak mau seperti mereka.”
“Kenapa, Adit?”
“Aku nggak pengin hidupku sekacau anggota DPR, Pa.”
“Pintar sekali, anakku.” kata Ayah, mengelus kepala anaknya.

Menikmati Keindahan Pantai

Pantai Pink, Lombok
Take a deep breath, and just enjoy the beach. Fell the blue ocean and the pink beach. This paradise will calm you down.

Membalas Cinta Orang Tua


Menurut saya, kita sebagai anak, enggak mungkin membalas seluruh cinta orang tua. Yang bisa kita lakukan hanyalah melakukan yang terbaik untuk membahagiakan mereka.

Namun, bagi beberapa orang, sebagai anak, menyenangkan orang tua itu ya menjadi anak terpintar di sekolah. Mendapatkan ranking 1 di kelasnya, lulus dengan nilai terbaik, lalu masuk ke universitas ternama di Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan orang yang enggak kayak gitu?

Sebulan Menjadi Guru

Setelah sebulan menjelma sebagai guru atau istilah lebih tepatnya asisten guru, gue mendapatkan banyak ilmu dan banyak pengalaman baru di sekolah alam ini.

Misalnya, gue baru tau anak spesial enggak boleh makan makanan bersumber kasein, kayak susu, dan hasil olahannya (es krim, yogurt, dll). 

Saat lagi motorik kasar di luar kelas, Insan pernah dengan gesitnya mengambil susu ultra milk. Insan lari ke kantin, berdiri di depan kulkas, melirik kekanan-kiri, lalu mengambil susu ultra milk dan lari menjauh dari tempat kejadian perkara. Melihat tingkahnya, anak ini sepertinya ada bakat jadi maling jemuran.

Karena udah keminum, gue membayar susu itu dan mikir kalo susu itu enggak ada efek apa-apa buat dia. Namun, sesudah beberapa menit, susu itu mulai bereaksi ke Insan. 

20 Amazing Facts About Me (Or Maybe Not-So-Amazing For You)

1. Enggak suka film horror atau tontonan yang bertipe sama (contoh: Dunia Lain, Mister Tukul Jalan-Jalan, atau Ngobrol Bareng Andika Kangen Band). Wah, terakhir yang paling serem.
2. Enggak bisa renang.
3. Enggak suka teater, tapi pernah maen teater dan tampil di tunjungan plaza, Surabaya.
4. Punya pendapat, "Yang rapi adalah yang jarang terpakai, yang berantakan adalah yang kepake terus-menerus." Makanya, di kamar, buku pelajaran zaman sekolah bisa rapi, sedangkan novel dan komik favorit sering berantakan.
5. Sebenernya orangnya gampang marah dan cukup penggerutu, namun karena tercipta sebagai orang pendiem, jadi segala pikiran negatif itu bisa ternetralisir.
6. Suka nonton film bergenre action, thriller, comedy. Dan suka banget nonton film animasi.

Tips Biar Pacaran Awet Terus


"Kok pacar gue makin kesini makin ngebosenin ya?"

Itulah kalimat yang terlontar dari orang yang udah pacaran berbulan-bulan, yang hubungannya makin terjerumus dalam lubang kejenuhan.

Masa-masa ini wajar terjadi, karena enggak selamanya pacaran itu seneng-seneng terus. Pasti ada berantemnya, pasti ada masa jenuhnya juga. Nah, di dua periode itu, kamu perlu melakukan sesuatu yang beda, biar hubungannya enggak putus di tengah jalan.

Agar hubunganmu awet terus, coba baca tips-tips dibawah ini. Mungkin, kamu bisa tambah mesra sama pasanganmu, atau mungkin, bisa naik status dari pacar jadi suami-istri (amin!).

Kumpulan Lagu Terbaik Sheila on 7

Aku pulang...
Tanpa dendam...
Kusalutkan kemenanganmu....

Tau judul lagu lirik diatas? Yap, tepat sekali! Itu lagu dari Sheila on 7 berjudul Berhenti Berharap. Lagu ini jadi soundtrack film 30 Hari Mencari Cinta, dan muncul pada taun 2003. Sekitar 11 taun yang lalu. Buat yang pernah liat filmnya di bioskop, itu nunjukin kalo sekarang kamu udah tua ya.

Tapi, bukan itu pembahasan utama di postingan ini. Lagu ini berumur lebih dari 1 abad, dan masih diputer di TV maupun di radio. Cukup abadi kan nih lagu

Nah, sebagai orang tumbuh dewasa sama lagu-lagu jadulnya Sheila on 7. Gue ingin membagi lagu-lagu terbaiknya yang rilis udah lama banget, tapi sampe sekarang masih sering diputer dimana-mana.

8 Hal Yang Ganggu Banget Kalo Terjadi di Hidup Lo



1. Bikin rencana matang-matang, terus entah kenapa, rencana itu gagal total karena ada faktor X yang datang tak terduga. Kayak udah bikin rencana main sama temen jam segini di tempat ini, tapi saat mau dijalanin, ada aja penghalangnya: ada temen yang telat dateng, atau pas lagi otw ke tujuan, tiba-tiba kena razia, terus akhirnya ketilang, atau pas nyampe di tujuan, ternyata tempatnya udah tutup. Seperti ada rumus di kehidupan, kalo Takdir > Rencana Matang.

2. Pengin ngelakuin sesuatu, tapi enggak ada mood sama sekali. Kayak pengin duduk santai di rumah, tapi kok ngebosenin. Pengin nonton TV, tapi enggak ada acara yang bagus. Pengin keluar, tapi enggak tau mau kemana. Pengin tidur, tapi enggak ngantuk. Intinya, selama satu hari penuh, beneran enggak tau mau ngapain dan hidup jadi berasa dataaaaar banget.

28 Hal Yang Jangan Dilakuin Saat Nonton Malam Minggu Miko Movie



1. Selfie di studio saat filmnya maen.
2. Tidur di studio saat filmnya selesai.
3. Teriak di studio, “Bang Radit! Folback dong kakak!”
4. Ngerekam filmnya pake hp.
5. Terus diupload ke youtube dengan nama, “Gairah_Malam_Miko.3gp”
6. Atau dengan nama, “3some_Miko_Ryan_Anca”
7. Twitpic tiket #MMMM terus mention @agnezmo.
    Bukan apa-apa, dia kan enggak maen di film ini. 
    Maklum, lagi sibuk go international.
8. Bawa nasi padang dan makan di studio.
9. Bawa mie ayam dan makan di studio.
10. Bawa gula, susu bubuk, cangkir, lalu bikin secangkir susu panas di studio.

Rizky & Annisa

Berikut adalah cerita tentang Rizky yang ingin memberikan sesuatu ke pacarnya, Annisa.


Rizky

Gue ngirim pesan ke Annisa, “Sayang, nanti aku ke rumah kamu ya. Aku mau ngasih sesuatu nih buat kamu.”

“Oke sayang, aku tunggu :*” bales Annisa.

Setelah membaca smsnya, gue lalu masukin handphone ke kantung dan bersiap menuju ke rumah cewek gue. Rencananya, gue bakal ngasih Annisa boneka Hello Kitty. Dia itu suka ngoleksi boneka, dan setau gue, dia belum pernah punya boneka kucing. Makanya, gue akan ngasih dia boneka kucing dengan pita pink ini ke dia. 

Gue yakin, pemberian gue ini bakal bikin Annisa makin sayang sama gue.  

Cita-Cita Waktu Kecil


Sewaktu kecil, gara-gara maen ps, gue pernah pengin jadi agen mata-mata.

Gue merasa agen mata-mata itu keren. Menjadi pahlawan bagi negaranya, menembaki penjahat, dan punya cewek berbadan aduhai ala bass betot. Yang gue enggak tau, agen mata-mata di Indonesia tidak mungkin sekeren di ps atau di film Hollywood.

Kalo di Inggris, agen 007 kayak James Bond 007 dapet mobil samaran bermerek Aston Martin, punya senjata tembak dan bisa ngilang. Kalo di Indonesia, paling mentok mungkin hanya dapet kendaraan samaran berupa bajaj modifan, pake tambahan sound system berlagu Ice Cream Walls. Lhah, ini mau jadi agen rahasia atau mau jualan es krim?

Dialog Batman dan Superman di Belakang Layar



Saat jeda syuting film terbaru mereka, Batman v Superman: Dawn of Justice, dua superhero ternama milik DC Comics ini berbincang-bincang sebentar.

S : Akhirnya! Saya bisa syuting film bersamamu, Batman! Saya sungguh senang sekali! Di sekuel saya ini, kita akan menendang banyak pantat dari musuh-musuh kita!

B : Aku mengerti akan kesenanganmu, Superman, tapi tenangkan dirimu dulu. Sepertinya semua orang tau kalo ini bukan sekuelmu.

S : Maksudnya? Jelas-jelas saya pemeran utamanya.

B : Tidak, temanku. Lihat kata-kata pada judul film kita, Batman V Superman, kata pertamanya adalah Batman, itu berarti, akulah tokoh utamanya, bukan kamu. 

12 Poin Keren di Guardians of The Galaxy


Wop! Balik lagi nulis review soal film, setelah lebih sering menulis cerita tentang cerita diri sendiri. Kali ini, review gue jatuh ke film yang lagi ngehits bulan ini: Guardians of The Galaxy. Dari film ini, gue mendapatkan beberapa poin yang spesial, yang mungkin bisa menginspirasi kamu menonton film ini atau malah menyimpan uangmu untuk menonton film lain. So, here we go.

1. MARVEL sudah mengecap dirinya sebagai penghasil film superhero sukses berkat Iron Man, Thor, Captain America, dan The Avengers. Tapi, superhero itu sebelumnya sudah diketahui oleh para penonton sebelumnya. Mereka sudah tau superhero itu ada, cuma belum se-terkenal seperti sekarang. Lalu, bagaimana Guardians of The Galaxy? Apakah akan sama suksesnya? Apakah berhasil seperti film superhero sebelumnya?

Jawabannya adalah ...

Hari Pertama Bekerja

Sebagai bentuk keseriusan gue berjuang menjadi penulis buku, gue memutuskan pindah ke Jakarta, atau lebih tepatnya di pinggirannya (Bekasi) bersama Ayah. Gue yang sebelumnya sudah cuti satu semester di Umsida, sepertinya harus menambah durasi menjadi satu taun. Keputusan ini bisa berubah menjadi melanjutkan kuliah di tempat gue sekarang, atau sekalian putus kuliah. Masih belum pasti mana yang akan dipilih, biarkan waktu yang menjawabnya nanti. *tsah*

Sembari menunggu hasil kabar dari editor Bukune, gue mencari pekerjaan di sekitar rumah. Ada sodara memberikan rekomendasi, “Aldy, kamu mau jadi guru? Ini mumpung ada sekolah lagi butuh guru cowok sekarang.”

“Guru? Tapi kan aku bukan lulusan FKIP. Malahan, aku belum lulus sama sekali.” jawab gue.

“Oh ini beda.” sodara gue membalas. “Sekolah ini gak kayak sekolah umum biasanya. Sekolahnya di tempat terbuka gitu, ada TK sama SD. Nama sekolahnya Sekolah Alam Bambu Item, atau disingkat SABIT.”

HA? SABIT? Apakah sekolah ini berisi murid-murid yang suka menyambit gurunya? Atau memang ada salah satu pelajaran dimana murid wajib menyambit rumput diluar sekolah?

Cerita Yang Tak Terpakai (2)

Baiklah, melanjutkan dari Cerita Yang Tak Terpakai (1), gue akan memberikan cerpen yang pernah gue bikin, tapi sekiranya gak bisa masuk ke naskah. Kali ini bercerita tentang masa kecil gue. Masih memiliki masalah yang sama dengan Petualangan Baru, cerita ini lebih terlihat seperti jurnal. Dan diputuskan tidak dimasukkan ke naskah, meski sebenernya cocok dengan tema dengan naskah yang lagi dikerjakan, yaitu adaptasi.

Mungkin, bakalan ada seri lanjutan dari postingan ini, tapi kalo penasaran cerita lain yang pernah gue posting dan gak bisa masuk ke naskah gue, bisa klik di cerpen berikut ini:


Cerita diatas adalah cerita yang tak bisa masuk, yang tentunya udah gue permak dulu sebelum dibawa ke penerbit. Gue ada file-nya, tapi gue putuskan untuk disimpan aja, hehe.

Buat yang pengin dapet update terus soal cerita gue, silakan klik disini dan disini. Sekarang, mending lanjut baca cerita masa muda gue aja. Happy Reading! :D

5 Komik Mini CeritaKita

Sejak kecil suka banget sama yang namanya komik. Dari komik absurd kayak Kungfu Komang atau yang kritis kayak Benny & Mice. Sempet mikir buat bikin komik juga, tapi apa daya skill dibawah rata-rata. Bertemunya dengan pak Angger, agaknya memunculkan harapan jadi seorang komikus, walaupun cuma komikus amatiran kelas curut sih. Terbuatlah label Komik Cerita Kita untuk memenuhi hasrat itu. Pernah jalan beberapa postingan, tapi terbisu berbulan-bulan kemudian.

Baru sekitar bulan puasa kemarin, terlintas lagi ide buat ngomik. Gue bikin lagi tuh komik asal-asalan, ada yang jadi cerita, ada yang nyemplung ke tempat sampah. Yang jadi cerita dibuat versi 'file' dan diwarnai dengan indah oleh pak Angger. Namun, ada juga sih yang belum terwujudkan menjadi file foto asli, masih berupa gambar yang difoto pake tablet cina gue. 

Contoh komiknya bisa diliat dibawah ini nih:

Cerita Yang Tak Terpakai (1)

Kalo misalkan kalian udah membaca postingan gue tentang perjuangan menjadi penulis buku (part 1 dan part 2), kalian pasti ngerti gue sedang rajin-rajinnya membuat cerita komedi. Nah, dari sekian banyak cerita yang gue tulis, ada satu cerpen yang kata Mas Syafial harus dirubah total. 

Menurut beliau, cerpen ini gak berasa seperti 'cerpen'. Jatuhnya lebih ke jurnal pribadi. Dan setelah gue baca-baca lagi, ternyata memang bener. Lebih kayak catatan pribadi atau diary gitu, gak ada konflik dan semacamnya. Oleh karena itu, cerpennya harus dirubah. Mengambil premis kecil dari salah satu adegan di 'cerpen tapi bukan' tadi, Mas Syafial menyuruh gue untuk mengembangkannya, dimana sedang gue kerjakan sekarang.

Lalu, ada pertanyaan dari hati, "Terus 'cerpen tapi bukan' ini gimana? Dibuang sayang, masa gak kepake?"

Akhirnya, gue mengambil jalan untuk menaruh cerita itu di blog. Disini. Di blog gue. Mungkin, akan banyak kekurangan di 'cerpen tapi bukan' ini, tapi gapapa, karena ini merupakan cerpen pertama yang gue buat dalam naskah ini. Hanya sekitar 20% dari cerita dibawah ini, yang gue putuskan untuk 'tetap ada', dan sisanya harus terhapus tombol backspace di laptop adik gue. 

Perjuangan Menjadi Penulis Buku (part 2)

Melanjutkan dari kisah sebelumnya, ternyata gue masih perlu menguras otot dan keringat lagi untuk mewujudkan salah satu cita-cita gue ini.  

Di Jakarta, atau lebih tepatnya di Bekasi, gue tinggal bersama ayah. Sedangkan adik gue, Ardy, sekolah di Jakarta, tinggal bareng tante gue, dan baru bergabung bersama keluarga aslinya waktu liburan aja.  

Di cerita sebelumnya, naskah gue udah di acc sama Mas Bara, lalu tahap berikutnya, naskah itu masih harus dirapatkan lagi di kantor pusat, kantor gagasmedia Jakarta, dirundingkan soal kelayakannya terbit atau tidak. Nah, jika ternyata udah 'deal' buat diterbitkan, barulah naskah tadi diperlanjutkan ke tahap editing yang bakalan 'duet' bareng editor.

Dan dari hasil rapat mengenai naskah gue adalah ..... 


Gak ada.  


Mas Bara lupa bawa naskah gue saat rapat bulanan naskah baru itu. Jadinya, gue harus mengulang lagi, ngeprint lagi, dan ke penerbit lagi, demi mendapatkan ucapan, "Naskah kamu akan kami terbitkan, Aldy.'' 


Hidup itu susah ya jenderal. *puk puk kepala sendiri*

Cinta Tanpa Rasa

Pada beberapa hari yang lalu, Koh @amrazing memberikan tantangan menulis ke followernya. Tantangan begini: 

Buatlah cerita yang berpremis:  

What if you're think you're in love but the truth is you just don't wanna be alone? 
What if the love you think deserve is merely a companionship?  
What if someday it really hits you hard that you never love the one you're with, you just think you did?  
What if you keep the relationship just because people around you think you two are meant to be while you feel don't belong?  
What if when you tried to walk away from the one you think you love but you couldn't because s/he genuinely loves you? 

Kompleks ya? Penulis profesional emang jago bener bikin ginian. 

4 Kriteria Film Berkualitas


Hai! Udah gak lama gak update blog kayaknya. Sebagai comeback yang manis ke dunia penulisan di blog cantik nan membahana ini, gue ingin membagi pikiran soal ''Kriteria Film itu Bagus atau Jelek'' versi gue. Isinya jelasin kenapa gue suka sama film si A, si B, judul C, dan judul D. Kenapa film A lebih bagus dari film B, dan lain-lain. Tanpa banyak kata-kata lagi, langsung aja lanjut ke nomor 1. 

Perjuangan Menjadi Penulis Buku


Nama gue Aldy Pradana, usia 21 taun, sedang cuti kuliah, dan sekarang, masih mengejar mimpi menjadi penulis buku profesional.  

Gue memulai perjuangan ini saat pindah ke rumah Solo, rumah di kampung halaman, yang sekarang kosong tanpa penghuni. Dengan laptop sodara, gue menulis naskah buku berjudul "Biru Toska: Kisah Mahasiswa di Dua Kota". Isinya tentang kisah gue di dua kota, Solo dan Sidoarjo.  

Naskah jadi, gue print, dan gue bawa ke yogya. 

Di Yogya, tepat di kantor gagasmedia, gue ketemu Mas Bara (@benzbara_), penulis buku fiksi best seller. Gue kasih naskahnya ke tangan beliau. Mirip-mirip kayak seorang samurai memberikan pedang ke gurunya, "Ini pedangnya, sensei!" Dan sang guru pun memegang pedang dan berucap, "Haik! Pedangnya sudah diterima. Ini genre pedangnya apa ya?"  

Lamunan gue terbuyar, "Ha? Genre pedang? Oh, maksudnya genre buku? Ini personal literature mas." kata gue, abis ngelamunin soal samurai dan pedang-pedangan. 

Naskah gue dibuka, dijamah, dielus-elus sama Mas Bara (bentar, ini buku apa kucing?). Kemudian, beliau berkata, "Ini tema utamanya apa Aldy, eh Aldy bener kan?" 

"Iya Aldy, mas. Bisa Aldy, atau AL doang, kayak anaknya Ahmad Dhani." 

Mas Bara melihat dengan sinis. 

"Aldy aja gapapa, mas." kata gue pasrah.  

16 Alasan Kenapa Kamu Jangan Menonton Edge of Tomorrow


1. Ceritanya Ribet! Kayak Source Code. Belum pernah nonton Source Code? Haduuuh. Ya udah deh, gue cari contoh yang lain. Mirip dikit kayak Inception, alurnya maju ke depan, balik lagi ke awal, terus ke depan, ke belakang, ke tengah-tengah, dan begitu terus sampai tamat filmnya. Jangan tonton deh, apalagi kalo tontonan kamu itu Ganteng Ganteng Serigala. Duh, mending jangan deh. 

2. Ada Aliennya! Nah loh! 

3. Bentuknya kayak gurita lagi! Bayangin aja coba. 

4. Terus aliennya punya kekuatan super, bisa mengulang hari. Kalo kalah perang lawan manusia, dia bakal ngulang hari. Sampe aliennya menang. Curang banget kan? 

5. Daripada pas kamu nonton film ini terus bilang, "Kok ada alien nyerang bumi sih? Gak masuk akal." atau bilang, "Masak aliennya bentuknya kayak gitu sih? Gak masuk akal." Udah, jangan nonton film ini. Terutama buat kamu yang gak ngerti film bergenre Fantasy & Sci-fi. Jangan ya. 

3 Adegan Paling Romantis Dalam Film Versi Aldy Pradana


Gue merasa, gue terlalu banyak menulis artikel movie soal review. Malah hampir 95 % label movie isinya review film semua. Makanya, demi perubahan dan perkembangan gue sebagai blogger, gue ingin menulis artikel movie yang lain. Di postingan ini gue akan berbagi soal adegan romantis dalam film. Gue mempunyai daftar sendiri tentang ini. Apa aja yang masuk daftar gue? Silakan lanjut scroll ke bawah. 

Real Madrid: Juara Liga Champion 2014! Misi La Decima Akhirnya Terselesaikan!




Gue ngedukung Real Madrid sejak kelas 3 SD. Pertandingan pertama yang gue tonton itu Final Liga Champion taun 2002, Real Madrid vs Bayern Leverkusen. Dengan minim pengetahuan tentang bola, gue ngedukung Real Madrid cuma karena Zidanenya doang. Orangnya dulu botak di tengah kepalanya, gaya rambut yang cukup aneh untuk pesepakbola terkenal seperti dia.  

Gara-gara Real Madrid juga, gue akhirnya ngerti rasa serunya nonton bola, ngedukung klub, dan ngerasain kemenangan. Pada Final tadi, Real Madrid mencetak gol terlebih dulu lewat sepakan Raul Gonzalez. Lalu, diimbangi oleh pemain yang gue gak tau namanya (sekarang baru tau kalo namanya Lucio) lewat sundulannya. Skor pun imbang 1-1. Setelah beberapa kali serangan berlangsung, akhirnya Real Madrid nyetak gol kemenangan. Berkat tendangan voli Zidane, Real Madrid memenangkan gelar Liga Champion ke-9. Dan semenjak itu, gue resmi ngedukung Real Madrid. 

X-Men: Days of Future Past (2014) Review


X-Men sudah menelurkan 5 film dan 2 film berfokus Wolverine saja. Ada X-Men 1, X-Men 2, X-Men 3, X-Men: First Class, X-Men Origins: Wolverine, The Wolverine, dan terakhir, yang sedang tayang di bioskop, X-Men:Days of Future Past. Dari semua judul yang tulis barusan, bagi saya, cuma satu judul yang paling berkesan, paling superior, dan paling megah. Dan itu adalah judul yang terakhir. Apa saja kelebihannya? Silakan lanjut scroll kebawah. 

Tanda-Tanda Kamu Mencintai Seseorang



Cinta. Apa itu artinya cinta? Tiap orang memiliki definisinya masing-masing. Akan menjadi debat panjang kalo kita membahas arti cinta. Namun, saya disini sedang tidak ingin membahas arti cinta. Saya ingin membahas pertanda dari mencintai. Tanda-tanda kita mencintai seseorang. Tanda-tanda kamu mencintai seseorang. 

Marmut Merah Jambu: Mengenang Cinta Pertama Waktu SMA



Marmut Merah Jambu, film ke 5 Raditya Dika, pencapaian yang luar biasa dari seorang penulis berfollower hampir 7 juta ini. Di film terbarunya, sekarang ia berperan lebih banyak di film yang mempunyai judul sama dengan novelnya ini. Ia berperan sebagai pemain, penulis skenario, dan sutradara. Malah di Marmut Merah Jambu, Dika menjadi sutradara film untuk yang pertama kalinya.  

The Amazing Spider-Man 2: Pertarungan Melawan 3 Musuh Besar Sekaligus


Gue mempunyai ingatan yang amat sedikit tentang The Amazing Spider-Man 1, filmnya terlalu mudah dilupakan dan gue sebagai penonton film Spider-Man zamannya Tobey Maguire, masih membandingkan film itu dengan filmnya yang lama. Dan gue berpendapat kalo film yang lama masih lebih bagus dan lebih baik dari film bertokoh yang dibintangi Andrew Garfield dan Emma Stone ini. Walaupun begitu, saat menonton film kedua ini, ekspektasi gue cukup tinggi, apalagi setelah melihat trailernya yang megah itu.

Salah Ya Masih Temenan Sama Mantan?


Mantan.  Satu kata, banyak kenangan.

Mantan adalah kekasih yang sudah usang. Dulu sempat sejalan, namun akhirnya, harus dibuang. Permasalahannya, ketika kita sudah move on dari mantan kita, sudah mampu melupakan segala macam kenangan dan alasan kita putus, perlukah kita berteman dengan mantan? Ini pertanyaan yang penuh dengan jebakan. 

Filosofi Sedih



Sedih itu bisa bermacam-macam artinya bagi tiap orang. Dan dari gue sendiri, sedih memang dasarnya banyak dan beragam. Sedih tak melulu soal cinta dan masalah hati. Namun, bisa juga soal orang tua dan sahabat. Kayak begini contohnya…

Captain America: Winter Soldier


Agak telat nih reviewnya, maklum baru nonton kamis kemarin sih. Dengan ekspektasi sangat rendah (apalagi setelah nonton The Raid 2), gue gak berharap apa-apa sama film ini. Paling cuma minta satu hal aja sih: terhibur. Udah.  Gak ada syarat berlebihan. Dan setelah menonton film sekuel ini, jujur aja, ekspektasi gue agak terpecahkan.

Kenapa Cewek Ingin Begini & Begitu?


Tiba-tiba gue ingin menulis soal cewek nih. Ada beberapa hal yang gue permasalahkan dari cewek. Dari kebiasaan dan kelakuan mereka yang ajaib itu. Contohnya,

Kenapa sih cewek suka film horror padahal tau sebenarnya dia ketakutan?

Kenapa cewek ingin bertemu doraemon dan ingin punya pintu kemana aja?

Kenapa cewek selalu takut gendut, tapi makannya tetap banyak dan sama sekali gak mau olahraga?

Atau, kenapa ada cewek suka sama cowok bad boy? Kenapa cewek jarang suka sama cowok good boy? Yang alim kayak anak pesantren? Yang pintar kayak Einstein? Atau yang pendiam kayak gue?
munggah