Formula Paling Tepat Untuk Berbisnis | Garyvee (Text Experience)

Instagram: @arsenio.sneakers | Tokopedia: Arsenio Sneakers Store

Tidak semua orang mencari uang dari berjualan.

Saya dulu termasuk salah satunya. Saya dulu adalah tipe orang yang digaji tiap bulan.  Jadi, saat saya harus berjualan, saya harus mengubah banyak mindset saya.

Itu kenapa ketika melihat video Garyvee ini, terutama pada sesi pertanyaan menit ke 6, detik 20, saya paham harus mempersiapkan banyak hal untuk berbisnis.

Di video itu, salah satu orang menjelaskan tentang kondisinya.

"Saya sudah melihat video Anda."

Anda berkata, "Ini bukan tentang apa yang kita lakukan dari jam 9 sampai 5. Ini tentang apa yang kita lakukan dari jam 5 sampai 9. Saya mengaguminya."

“Kalimat kecil itu membuatku naik level sangat jauh. Saya telah mengembangkan hal-hal luar biasa dari situ. Tapi, saya tidak bisa bersabar. Kesabaran ini membunuh saya secara perlahan.”

Garyvee menjawab, "Bro, izinkan saya memberi tahu Anda mengapa ini rumit."

Saya baru menyadarinya baru-baru ini.

“Oh, benar! Saya mengatakan banyak hal. Saya tidak menyadari Anda harus melakukan semuanya. "

Anda mungkin pandai di bagian kerja keras.

Anda mungkin pandai memahami orang.

Anda mungkin pandai memberi.

Anda mungkin pandai mengurusi orang.

Tetapi, jika Anda buruk dalam kesabaran, semuanya akan gagal.

Jika Anda hebat dalam kesabaran, tetapi Anda tidak memiliki etos kerja, itu akan gagal.

Jika Anda hebat dalam kesabaran dan etos kerja, tetapi Anda memperlakukan orang dengan buruk, itu akan gagal.

Inilah mengapa “bisnis” menantang. Anda perlu melakukan semuanya.

Ketika saya mendengar kalimat terakhir, saya cukup terhentak. Bisa bayangkan itu? Anda perlu melakukan semuanya. Anda saat memasuki dunia bisnis harus melakukan tidak cuma satu, atau dua, tapi semuanya:

Kerja keras.

Memahami dan mengurusi orang (karyawan & pembeli).
Memberi (memberi peraturan yang baik untuk karyawan, memberi gaji yang sesuai, memberi value kepada pembeli, dll).
Dan tentunya, Sabar.

Saya paham, kita harus melakukan semuanya agar bisnis berjalan dengan baik dan lancar. Itulah mengapa bisnis itu spesial. 

Dan, bagi orang yang baru belajar bisnis seperti saya ini, saya harus siap melakukan semua hal yang tertulis di atas. Karena itu adalah formula paling tepat untuk berbisnis.


Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Selasa = Musik Keren atau Movie
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com

Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)


Versi di atas beberapa diubah kata-katanya aga lebih mudah dicerna.

Berikut adalah versi aslinya - [English Version]

Someone asked, “I’ve seen videos of you.”

You say, “It’s not about what you do from 9 to 5. It’s about what we do from 5 to 9. I admire that.”

“That little sentence has got me really far. I’ve developed amazing things from that. But, the patience thing is killing me.”

Garyvee asnwers, “Bro, let me tell you why I’m tricky.”

I just realized this very recently.

“Oh, right! I say a lot of things. I didn’t realize you had to do all of them.”

You might be good at the hustle part.

You might be good at understanding people.

You might be good at giving.

You might be good at taking care of people.

But, if you're bad at patience, the whole thing falls.

If you’re great at patience, but you don’t have the work ethic, it falls.

If you’re great at patience and the work ethic, but you treat people bad, it falls.

This is why it’s challenging.

You need to do all of them.


Anda Tidak Bisa Membuka Bisnis Dengan Mental Karyawan | GaryVee (Text Experience)


Instagram: @arsenio.sneakers | Tokopedia: Arsenio Sneakers Store

Saya ada satu video dari Garyvee yang terus saya ulang-ulang.

Video itu punya banyak kalimat yang menampar saya. Mungkin, akan saya pecah ke beberapa postingan. Supaya tiap satu postingan bisa fokus ke satu tema pembicaraan.

Dan pada postingan ini, temanya seputar dengan orang yang hendak memulai bisnis, tapi mental karyawan masih menguasai diri. (Dari menit ke 10, detik 44)

Semua dimulai dari seseorang yang datang ke presentasi Garyvee dan bertanya,

“Saya punya masalah.”

“Seperti, jika saya tidak punya rencana, katakanlah saya ingin pergi ke Everest. Jika saya tidak memiliki peta, maka saya tidak bisa pergi ke atas. "

“Itu sebabnya saya membutuhkan terlalu banyak waktu untuk merencanakan sesuatu. Apa saran Anda? ”

Berikut adalah jawaban dari Garyvee: Inilah mengapa banyak orang bukan pengusaha.

Kerangka kerja Anda adalah eksekutif nomor empat yang luar biasa.

Saya ingin Anda bekerja untuk saya.

Kemungkinannya kecil bagi Anda, untuk membangun sesuatu yang sukses, dengan begitu banyak ketakutan di kepala Anda.

Mulailah berlatih melakukan sesuatu tanpa “peta”.

Atau letakkan “petanya” dan ikuti orang lain.

Dengarkan saya.

Tidak ada yang salah dengan mengikuti orang lain.

Tidak ada salahnya menjadi nomor dua, tiga, empat. Generasi ini berkata, bahwa setiap orang harus menjadi pendiri, CEO, dan wirausaha. Itu menggelikan.

Sama seperti 20 tahun lalu, ketika setiap orang harus pergi ke perguruan tinggi. Itu menggelikan.

Tidak semua orang harus seperti itu.

Jadi, jika Anda sangat menginginkannya secara ideologis, Anda harus mulai pergi ke hutan tanpa peta. Anda harus mencobanya.

Jika Anda tidak mampu melakukannya, maka Anda harus mundur selangkah dan berkata, “Saya akan mengikuti orang lain.”

***

Banyak kalimat yang menampar saya.

Saya yang baru belajar berjualan ini, sempat berpikir bahwa saya harus punya mentor. 

Tapi kini saya sadar, saya seharusnya siap belajar sendiri. 

Siap membuat keputusan: benar atau salah. Siap menghadapi apapun yang terjadi. Dengan rencana matang yang disiapkan berhari-hari atau keputusan cepat yang saya ambil dalam hitungan detik.

Sekian dari saya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Selasa = Musik Keren atau Movie
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com

Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)

Versi di atas beberapa diubah kata-katanya agar lebih mudah dicerna.

Berikut adalah versi aslinya - [English Version]

Someone has a questions:

“I have a problem which is like if I don’t have a plan, let’s say if I want to go to Everest. If I don’t have a map, I cannot go to the top.”

“That’s why I take too much time to plan my thing. What do you advice?”

This is why a lot of people are not entrepreneurs.

Your framework is an incredible, number four executive.

I need you to work for me.

It’s unlikely that you’ll build anything successful with that much fear of the unknown.

Start practicing on doing things without a map.

Or put the map down and go follow somebody else.

Listen to me.

There is nothing wrong with following somebody else.

There is nothing wrong with being a number two, three, four. This whole generation that everybody has to be a founder and CEO and entrepreneur is ludicrous. 

In the same way that everybody should have been good and went to college, 20 years ago. It’s ludicrous.

So, if you want it so bad ideologically, you got to start going into the forest without a map. You got to try.

If you’re incapable, you’re going to have to take a step back and say I’m gonna follow somebody else.


Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Selasa = Musik Keren atau Movie
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com

Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)



Cara Menabung Yang Bisa Untuk Dicoba

Mengincar benda yang diinginkan pasti butuh dana lebih. Agar keuangan tetap stabil, menabung bisa menjadi salah satu solusinya.

Berikut adalah cara menabung yang boleh untuk dicoba. 


Mulailah Menabung Dari Angka Yang Paling Kecil.

Setiap receh yang ada di kantong atau dompet anda, bisa untuk ditabung.

Setiap koin kembalian yang anda dapatkan dari Indomaret/Alfamart bisa dimasukkan ke tabungan.

Sediakan celengan dengan ukuran dan bentuk sesuai selera anda. Dan masukkan koin yang anda punya ke dalam tabungan tersebut.

Setelah terkumpul banyak, koin bisa dihitung dan dikumpulkan menjadi per seribu atau per seribu (bisa diubah). Koin yang terkumpul dapat ditukar ke Indomaret/Alfamart. Mereka biasanya butuh uang receh sebagai kembalian. 

Koin yang sudah terkumpul banyak, bisa ditukar menjadi uang kertas dengan jumlah yang lumayan.

Menabungkan Uang Kertas Terkecil

Kalau anda merasa ribet dengan koin, tabungkan uang kertas terkecil di dompet anda.

Anda juga bisa mengatur sendiri angkanya.

Misal, hanya menabung uang seribuan. Uang dua ribuan. Atau uang lima ribuan.

Setiap malam, sesudah selesai semua kegiatan, cek dompet anda, lalu tabung uang kertas terkecil yang ada. Sesuai peraturan anda sendiri.

Setiap malam, tabung 2 ribu secara rutin  

Nanti setelah 30 hari, sudah tertabung 60 ribu.

Atau, setiap malam, tabung 5 ribu. 

Dalam 30 hari, sudah tertabung 150 ribu.

Dan seterusnya.

Dengan metode seperti ini, uang yang tertabung bisa terkumpul dengan lebih cepat.

Langsung Menyisakan Uang Besar

Misalkan, anda punya target menabung untuk membeli suatu barang. Saya ambil contoh, sepatu Converse

Target tabungan adalah 50 ribu per bulan. 

Jadi di awal bulan, sudah langsung menyisakan uang 50 ribu untuk ditabung.

Tiap bulannya, uang 50 ribu akan berlipat sampai nanti mencapai angka yang diinginkan.

50rb x 1 bulan = 50 ribu 

50rb x 2 bulan = 100 ribu

50rb x 3 bulan = 150 ribu

Dan seterusnya  

Dibutuhkan konsistensi untuk menabung, dan juga benteng iman untuk menjaga tabungan tersebut.

Oh iya, sebagai tambahan, usahakan pula menabung untuk masa depan. Sebagai dana darurat. Sebagai dana untuk ke jenjang berikutnya. Sebagai dana yang mungkin terpakai untuk hal yang genting.

Baiklah, sekian dari saya.

Semoga postingan ini bermanfaat. 


Link: https://koinworks.com/blog/menabung-mudah-yang-unik-dan-efektif/


Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Selasa = Musik Keren atau Movie
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com

Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)



Ternyata Ini Awal Mula Sneakers

Sebelumnya, saya sudah membahas sejarah sneakers di blog saya (juga di Instagram dan Twitter).


Untuk terus mengisi konten sneakers yang berisi, kali ini saya akan membahas awal mula sneakers. Dari asal mula namanya, sampai jenis sneakers yang terkenal.


Dan sebelumnya, bagi yang sedang mencari sneakers dengan harga terjangkau bisa ke toko saya: Arsenio Sneakers Store (Tokopedia dan Instagram). 


Oke, mari kita mulai.



AWAL MULA SNEAKERS 


Sneakers awalnya dirancang untuk olahraga atau latihan fisik lainnya. 


Sneakers juga disebut sepatu atletik, sepatu tenis, sepatu olahraga, dan sepatu lari. Di Indonesia sendiri, lebih dikenal dengan sepatu kets.


Nama “sneakers" awalnya mengacu pada seberapa tenang sol karet di tanah.


Kata "sneaker" sering dikaitkan dengan orang Amerika, Henry Nelson McKinney (agen periklanan N. W. Ayer & Son). 


Pada 1917, ia menggunakan istilah tersebut karena sol karet membuat sepatunya tidak berbunyi (sneak = menyelinap, diam-diam).


Berbeda dengan sepatu resmi sol kulit keras standar. Seseorang yang memakai sepatu kets bisa "menyelinap", sementara seseorang yang memakai sepatu standar tidak bisa.



SETELAH PERANG DUNIA 2 


Selama tahun 1950-an, remaja Amerika mulai mengenakan sneakers saat aturan berpakaian di sekolah dilonggarkan.


Pada 1970-an, jogging semakin populer. Sneakers yang dirancang khusus untuk jogging, semakin laris manis. Dengan cepat, sepatu sneakers tersedia ke semua jenis latihan fisik. Seperti sneakers untuk sepak bola, jogging, basket, lari, dan lain-lain.


Dari tahun 1970 (5 model), tahun 1998 (285 model), hingga 2012 (3.371), jumlah model sepatu olahraga di AS telah tumbuh secara besar-besaran. 


Kini, sneakers telah menjadi fashion bagi para kalangan remaja.


Link: https://en.wikipedia.org/wiki/Sneakers



SNEAKERS HIGH-TOP & LOW-TOP


Untuk model yang paling terkenal, sneakers terdapat dua tipe, High-Top dan Low-Top.


High-top adalah sepatu yang sedikit melebar di atas pergelangan kaki. 


Desainnya tinggi menutupi dan melingkari pergelangan kaki. Tersedia untuk semua jenis kelamin dan semua rentang usia. Ini biasanya untuk sepatu atletik, terutama untuk bola basket. 


Sneakers high-top paling terkenal, Converse All-Stars dan Nike Air Forces 1, 2, dan 3.


Sedangkan, contoh sepatu basket yang high-top adalah Converse All-Stars, Nike Air Forces 1, 2, dan 3, Reebok Freestyle, Nike Air Yeezy dan Foggia Hi LTD dari Fila.


Sneakers high-top untuk skateboard juga ada, seperti Vans Vault Hi Fi LX. Cukup mendukung dan melindungi pergelangan kaki pemakainya.


Untuk sneakers low-top yang terkenal ada Vans Authentic & Old Skool, Adidas Stan Smith, Adidas Superstar dan masih banyak lagi



Sekian awal mula sneakers yang bisa saya bagi. Saya akan selalu update artikel tentang sneakers di blog ini. Semoga bermanfaat.



Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Selasa = Musik Keren atau Movie
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com

Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)

Belajar Bisnis Online

Saya sedang berjualan online.

Di semua social media yang saya miliki, saya gunakan untuk menaruh dagangan saya. Entah hard selling atau soft selling. Saya pakai semua sarana, semua media, untuk berjualan.

Untuk sekarang, saya sedang berjualan sneakers.

Tersedia: Adidas, Nike, Vans, Converse, dan produk lokal. 

Semua produknya bisa dilihat di Tokopedia: Arsenio Sneakers Store dan Instagram: @arsenio.sneakers.


ARSENIO SNEAKERS STORE

Iya, nama toko sepatu saya adalah Arsenio. Ide namanya didapat dari Amel.

Saya dan dia sebelumnya saling melempar ide untuk nama. Dari sekian banyak nama yang ada, terpilihlah nama itu.

Katanya, Arsenio artinya laki-laki yang gagah.

Saya suka, lalu saya buatkan gambar untuk foto profilnya.

Saya membuatnya sederhana saja, dengan Canva versi website. Gambar ini masih bersifat sementara. Masih bisa berubah, seiring waktu.


TOKOPEDIA DAN PROMOSI SOCIAL MEDIA 

Saya masukkan satu per satu barang dagangan saya ke Tokopedia (Arsenio Sneakers Store).

Barang pertama diisi. Saya masukkan foto produk, nama produk, deskripsi produk, dan harga. Kemudian, barang kedua, ketiga, dan seterusnya. Sampai semua barang dimasukkan.

Setelah itu selesai, barulah saya masukkan foto produk ke Instagram (@arsenio.sneakers).

Barang sama, jumlah barang sama, dan semuanya harus diupload ulang ke Instagram.

Terdengar membosankan, tapi memang harus dilakukan. 

Ini baru menata produk di “etalase”. Masih ada cara promosi yang harus dipikirkan dan dilakukan.

Untuk promosi, saya gunakan semuanya: Blog, Facebook, Twitter, Instagram Post & Story, WhatsApp Story.

Pertamanya, saya upload saja barang-barang yang saya jual, beserta harganya. Terus, saya paham itu membosankan. Saya lalu membuat konten “sejarah sneakers” agar bisa memberi value (berupa informasi) kepada semua.

Sejarah Converse, Vans, Adidas, Nike, ada semua. Bahkan sampai yang spesifik seperti Adidas Superstar dan Nike Air Jordan juga ada.

Kedua, saya minta teman-teman saya untuk promosikan akun instagram di story saya. Kalau bisa gratis, alhamdulillah, kalau harus bayar, semoga aja murah, hehe.

Untuk sekarang, promosi saya menggunakan dua elemen itu: konten dan promosi teman.

Saya akan usahakan 2 elemen itu berjalan terus dan berkembang terus. 

Konten saya sekarang masih berbentuk “tulisan”. Mungkin, ke depannya lebih ke gambar, audio (podcast), dan video. Saya belum teknisnya bagaimana, tapi yang jelas, inovasi harus diutamakan.

Sepertinya sekian cerita singkat saya. Ini adalah curhatan pribadi saya tentang bagaimana proses saya belajar bisnis online. Semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih.




Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Selasa = Musik Keren atau Movie
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com

Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)

Membuat Postingan Carousel di Instagram Dengan Over App

Saya sedang mencari cara untuk berjualan online.

Pertamanya, saya hanya memposting foto produk saya di media sosial. Lalu, saya mencoba hal yang baru, dengan membuat carousel untuk Instagram.

Untuk sekarang, Carousel/Slide Deck akan berisi sejarah-sejarah sepatu yang saya jual.

Kenapa sejarah?

Agar saya belajar sejarah dari sepatu yang saya jual. Sekalian bisa mengisi konten untuk postingan Instagram saya  dan akun Arsenio Sneakers Store.

Awalnya, saya belajar pakai Canva. Tapi, hasilnya kurang HD.

Saya mengetik carousel di explore Instagram, lalu menemukan tips & trick untuk memakai aplikasi Over: Graphic Design Maker.

Akhirnya, saya mencoba aplikasi tersebut.

Saya bisa bilang, aplikasinya sangat mudah. Bisa menambahkan, mengedit, dan mengatur tata letak foto & teks.

Ukuran foto bisa dipilih mau yang mana. Layout ada banyak pilihan. Teks bisa diatur sedemikian rupa. Project yang sudah dikerjakan tersave dengan rapi, dan bisa dimasukkan ke dalam folder secara terpisah.

Yang saya suka, cuma dengan teks hitam dan background putih saja, hasilnya bagus banget. Simple. Minimalis.

Hasil foto 2048x2048. Ini default, bukan aturan yang saya pilih. Tapi hasilnya bagus dan sangat jelas setelah diupload di media sosial.

Sayangnya, aplikasi berbayar.

Ada free trial hanya untuk 7 hari.

Sedangkan, pilihan berbayar (Over Pro) Rp 65 ribu untuk sebulan (individu).

Over Teams Monthly — Rp 249 ribu.

Over PRO (1 tahun) — Rp 4,299 juta.

Aplikasi ini akan membantu saya mengisi konten di Instagram. Sudah ada sejarah Converse, Vans, Adidas, dan Nike, yang siap diposting untuk beberapa hari ke depan.

Bagi yang berminat membuat konten serupa, aplikasi Over layak untuk dicoba.


Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Selasa = Musik Keren atau Movie
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com

Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)



munggah