Renan Store Delivery Review

Foto kedua adalah foto yang saya pakai juga di postingan everyday carry 2020. Fokus kali ini adalah handphone yang berada di tengah.

Saya membeli iPhone 5C di Renan Store.

Renan Store terkenal menjual produk Apple original dan second. iPhone yang saya beli itu adalah handphone second. Sepertinya, ya, itu termasuk aksesorinya. Karena saya beli lewat Renan Delivery Store, tidak ada opsi aksesori orisinal atau biasa.

https://www.tokopedia.com/arseniostoreid


Saya membeli lewat Renan Delivery Store.

.


Agak lupa detailnya, intinya adalah dengan sistem ini, saya membayar dulu di awal, lalu saya bertemu dengan pihak Renannya.

Seingat saya, saya “janjian” di McD Jatiasih, Bekasi.

Pertamanya, di rumah saya. Cuma terlalu ribet, pindahlah menjadi di McD. 

Saya berdua bersama adik saya, menunggu sekitar 1 jam. Karena katanya pihak Renan terkena macet. Mengingat ini adalah wilayah jabodetabek, saya memakluminya.

Saat bertemu, Renan membawa beberapa iPhone 5C warna putih. Saya bertanya beberapa hal seputar iPhone, asuransi, dan lain-lain.

Pihak Renan juga menjawab dan mengajarkan beberapa hal yang perlu saya ketahui tentang iPhone.

Intinya, pengalaman Renan Delivery Store termasuk menyenangkan. Walaupun, punya kekurangan, yaitu hanya berlaku di wilayah yang dekat dengan toko offline Renan Store. 

Pengalaman membeli lewat Renan Delivery Store itu sudah bertahun-tahun yang lalu. iPhone 5C saya sekarang sudah susah untuk dicharge dan baterai boros sekali. Makanya, ada video khusus mengenang handphone bersejarah ini, setelah melalui banyak hal di Bogor/Bekasi. 

https://www.tokopedia.com/arseniostoreid


- short description about the writer-

I talk & write about sneakers, movies, and pop culture


Instagram: @aldy_pradana17
KaryaKarsa: @aldypradana17
FB Page: Aldy Pradana
Medium: Aldy Pradana (sekarang lagi sering update blog Medium)
Podcast: Spotify & Anchor & Apple Podcast
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

3 Film Terbaik 2020 (+ Rekomendasi Film dan Serial TV)

Tanpa disangka, rutinitas saya untuk menulis postingan Film Terbaik masih terjaga sampai sekarang (2020).

Tahun 2020 bisa dikatakan termasuk stok film yang paling sedikit, efek dari bioskop ditutup karena pandemi.

Makanya, tahun ini hanya fokus 3 saja. Agar padat, saya tambahkan beberapa kategori.

Versi Film terbaik di tahun sebelumnya (20172018, 2019) bisa dilihat di sini.

Kategori pertama yang akan dibahas di postingan ini adalah ...



Serial TV Terbaik 2020

3. The Mandalorian (season 2)

Cerita Din Djarin dan Baby Yoda (Grogu) terus berlanjut ke season 2. Sekarang, banyak tambahan karakter terkenal dari dunia Star Wars seperti: Ahsoka Tano, Bo Katan, bahkan yang paling terkenal, Luke Skywalker.

Finale ditutup dengan megah karena hadirnya Luke dan perbaikan karakter yang sempat sedikit retak berkat The Last Jedi.

2. Defending Jacob

Apple TV mencoba terus mengejar ketertinggalannya di dunia streaming. Usahanya dibilang berhasil karena serial punya cerita yang kuat, dan jumlah episode yang tepat (tidak terlalu banyak, tidak ada namanya cerita yang dipanjang-panjangkan).

Defending punya cerita misteri yang kuat di tiap episode, dan 3 tokoh utamanya punya akting oke di sini.

1. Ted Lasso

Ted Lasso bagi saya serial TV yang paling pas di kala pandemi. Heart warming dan penuh komedi. Karakter Ted Lasso yang “believe in good”, walau selalu diremehkan beberapa orang.

Ini serial terbaik dari Apple TV.

https://www.tokopedia.com/arseniostoreid


***


Best Scene After Credit:

Tails arrives on Earth (Sonic The Hedgehog)

Honorable mentions:

- Go home! (Soul)

- One more thing to do (Bill & Ted: Face The Music)

WTF Moment: You can do better, Wonder Woman

Honorable mention: Mulan is gifted power

Favorite Character: Ted Lasso 

Honorable mentions:

Harley Quinn, Scooby Doo, Wonder Woman, Din Djarin & Grogu

Awesome Villain: Black Mask (Harley Quinn)

Honorable mentions:

- Eggman (Sonic The Hedgehog)

- Moff Gideon (The Mandalorian)

- Maxwell Lorenzo

Fight of The Year: -

Honorable mentions:  

- Protagonist vs Protagonist (Tenet)

- Vader vs Vader (Lego Star Wars Holiday Special)

- Luke Skywalker vs Droids (The Mandalorian)

- Harley Quinn vs Black Mask (Birds of Prey)

Best Moment: Luke Skywalker Saves All (The Mandalorian)

Honorable mentions: 

- Be Curious (Ted Lasso)

- Inverted Scene (Tenet)

https://www.tokopedia.com/arseniostoreid


***


Lanjut ke kategori berikutnya....


Film Animasi Terbaik 2020

3. Soul 

Film Disney ini baru keluar terakhir, 25 Desember khusus di Disney Plus.

Memang film animasi ini tidak sebesar COCO atau Inside Out, tapi bagi para remaja dan orang dewasa, cerita yang tersaji akan membawa penontonnya untuk merenung. Merenung tentang kehidupan, passion, tujuan hidup, dan rasa syukur selama hidup di dunia.

2. Onwards

Onwards saya pilih sebagai nomor dua, karena sangat relevan dengan saya. Cerita yang berpusat pada kakak dan adik, sesuai kondisi saya sekarang. Dan saya paham betul maksud dari cerita ini, entah dari sudut pandang kakak, maupun adik.

1. Wolfwalkers

Lagi-lagi Apple TV mengeluarkan karya terbaiknya. Semoga saya tidak disangka diendorse untuk mempromosikan layanan streamingnya di postingan ini.

Saya sendiri juga sebenarnya ragu dengan film animasi ini, tapi tanpa diduga, justru menawarkan visual yang berbeda (ini 2D). Serta alur dan tempo yang tepat.

Jarang sekali film 2D bisa semenarik ini.

https://www.tokopedia.com/arseniostoreid


***


Great movies (score 85):

Morning Show, North by Northwest (1959), The Mule (2019), Defending Jacob, Paddington 2 (2017), Avatar: The Legend of Aang (2005-2008), Ted Lasso, Wolfwalkers.

Good movies (score 80):

Harley Quinn: Birds of Prey, Dark Waters (2019), Richard Jewel (2019), Miracle in Cell No. 7 (2013), Bad Boys for Life, Sonic The Hedgehog, Little America, Servant, Mythic Quest, Onwards, Bad Education, Cobra Kai (season 1).

Justice League Dark: Apokolips War, Terminator (1984), Sabar Ini Ujian, Ada Apa Dengan Cinta 2 (2016), Cek Toko Sebelah (2016), The Devil All The Time, The Trial of Chicago 7, Fresh off The Boat (2015-2020), The Mandalorian S2, Soul, Disturbia (2007).

Score 75:

21 Bridges (2019), Midway (2019), Just Mercy, Ip Man 4, Ghostwriter (Apple TV), Guns Akimbo, A Day in The Neighbourhood (2019), Extraction, Brightburn (2019), Hostiles (2017).

Dear... , Imperfect (2019), Sebelum Iblis Menjemput (2018), Velvet Buzzsaw (2019), The Platform, Alive, Social Dilemma, The World According to Jeff Goldblum, Gordon Ramsay: Uncharted, The Village (2004), Coldplay: Behind The Stage, Lego Star Wars Holiday Special.

Tenet (saat nonton pertama), Perempuan Tanah Jahanam (2019), Pretty Boys (2019), Wonder Woman 1984  

Score 70:

Devil at The Crossroads, Legend (2015), The Way Back, Fotrot Six (2019), Dolittle, Spies in Disguise, The Call of The Wild, The Amazing Stories, On The Rocks.

Truth to be Told, Goosebumps 2 (2018), The Lighthouse (2019), 50 First Dates (2004), Overlord (2018), Enter The Fat Dragon, Scoob!, 7500, One Cut of The Dead (2017), Eurovision Song Contest.

Greyhound, Guru-Guru Gokil, Tilik (Film Pendek), Peninsula, Mulan, Yowis Ben (2018), Man of Tomorrow, Rentang Kisah, Blackpink: Light Up The Sky, The Guys (2017), SpongeBob on The Run, Shaft (1971 & 2019), Cobra Kai (season 2)

65:

Code 8, Resistance, Home Before Dark, Vivarium (2019), Trying, Capone, The Love Birds, Little Voice, Warkop DKI Reborn 3 & 4, Bill & Ted: Face The Music, Bucin, Saving Mr. Banks (2013), Vanguard, Enola Holmes, A Copy of My Mind (2015), Yowis Ben 2 (2019).

https://www.tokopedia.com/arseniostoreid


***

Film Terbaik 2020

3. 1917

Menentukan film terbaik di tahun 2020 sangatlah rumit. Film yang tayang sangat sedikit, dan semua film yang seharusnya tayang, malah diundur entah kapan. Memasukkan 1917 adalah langkah aman. Saya bukan orang yang menyukai film bertema perang, tapi 1917 punya teknis pengambilan gambar yang bagus sekali.

Film ini ada yang tayang di Desember 2019, ada pula yang di Januari 2020. Jadi, masih bisa masuk ke dalam daftar film 2020.

2. The Gentlemen

Film gangster dengan penceritaan yang unik. Alur maju dan alur mundurnya punya komposisi tepat. Jajaran akting yang oke dari keseluruhan pemain. Salah satu film terbaik dari Guy Ritchie.

Film ini ada yang tayang di Desember 2019, ada pula yang di Januari 2020. Jadi, masih bisa masuk ke dalam daftar film 2020.

1. Tenet

Saya perlu menonton film ini berulang kali. Bahkan, sampai empat kali. Ini diperlukan untuk mengerti alur ceritanya, dan benar-benar paham dengan konsep invertnya. 

Memang pantas diperdebatkan, karena saat pertama kali menonton ini, saya tidak begitu “konek” dengan konsep time travel yang benar-benar berjalan mundur. Tapi, kelebihan film Nolan adalah dibicarakan setelah selesai menonton.

Saya berdiskusi di Twitter tentang maksud dari salah satu scenenya, saya sampai menonton berkali-kali. Semakin menonton, semakin saya mengerti maksud dan kerumitan cerita yang ternyata ditulis rapi ini.

Dari semua film 2020, cuma Tenet yang benar-benar saya tonton terus menerus dengan penasaran tinggi. Alasan itulah, yang membuat saya menaruh film ini sebagai film terbaik versi saya. 



- short description about the writer-

I talk & write about sneakers, movies, and pop culture


Instagram: @aldy_pradana17
KaryaKarsa: @aldypradana17
FB Page: Aldy Pradana
Medium: Aldy Pradana (sekarang lagi sering update blog Medium)
Podcast: Spotify & Anchor & Apple Podcast
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

28

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Akhirnya, saya menginjak usia ke 28.

Tidak disangka, sebentar lagi mendekati umur 30 tahun.

Walaupun mau bertemu kepala tiga, saya masih merasa tidak tahu apa-apa. Dari apa yang ingin raih di dunia, apa yang semestinya saya lakukan sekarang, dan apa yang seharusnya saya capai nanti.

Saya masih mencoba hal ini dan itu. Masih mengeksplorasi dan mencari jati diri.

Di tahun 2020 ini, saya menutup tahun tidak sebagai guru. Sosok yang melekat di diri saya. Di tahun ini, saya berhenti dan kembali lagi ke Sidoarjo, mengurus suatu rencana besar.

Semoga rencana besar itu bisa terselenggara dengan baik, lancar, dan aman. Amin.

Pertengahan tahun saya juga memulai bisnis kecil-kecilan. Memulai dari yang paling sederhana, dengan usaha dropship dan usaha online (@arsenio.store.id & Tokopedia).

Saya baru belajar, jadi benar-benar dari 0. Sedang proses menemukan formula dan dagangan apa yang paling tepat. Inginnya, saya menguasai dunia internet. Memanfaatkan fasilitas internet yang semakin maju untuk berjualan.

Apalagi?

Mungkin, saya dapat menambah kalimat dengan bersyukur.

Karena 2020 banyak sekali tantangan, tidak cuma bagi saya, tapi bagi semua orang. Dan saya bersyukur, saya dan keluarga besar masih bisa menjalani rintangan ini dengan baik. Semoga aman selalu buat semuanya. 

Saya menutup postingan dengan video dokumentasi berikut.

Sehat selalu buat semua 🙏🏻

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


 

- short description about the writer-

I talk & write about sneakers, movies, and pop culture

Instagram: @aldy_pradana17
KaryaKarsa: @aldypradana17
FB Page: Aldy Pradana
Medium: Aldy Pradana (sekarang lagi sering update blog Medium)
Podcast: Spotify & Anchor & Apple Podcast
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

Perkenalan Keluarga (8 November 2020)

Pada hari Minggu, 8 November 2020, saya melakukan perkenalan antar keluarga.

Saya memperkenalkan keluarga saya dengan keluarga Amel.

Karena kondisinya itu di sekitar Sidoarjo dan masih pandemi, keluarga saya diwakili oleh keluarga Bude saya.

Sayangnya, foto dokumentasi lagi-lagi hanya sedikit. Saya cuma foto sedikit saja, itu pun seadanya.




Karena kurangnya dokumentasi, makanya saya dan Amel kembali membuat podcast untuk mengabadikan ceritanya.

Saya dan Amel pergi ke cafe yang kami rasa sepi. Tapi, saat menuju hujan melanda. Perjalanan pun dilanjutkan dengan jas hujan.









Dan seperti cerita Malang kemarin, cerita perkenalan 8 November ini akhirnya diupload di Youtube:



- short description about the writer-

I talk & write about sneakers, movies, and pop culture

Instagram: @aldy_pradana17
KaryaKarsa: @aldypradana17
FB Page: Aldy Pradana
Medium: Aldy Pradana (sekarang lagi sering update blog Medium)
Podcast: Spotify & Anchor & Apple Podcast
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

Memaksimalkan Apa Yang Ada

Saya sudah punya blog aldypradana.com ini sudah lama.

Banyak saya bahas di tempat ini, dari opini, cerita, pengalaman pribadi. Saya menulis banyak postingan yang temanya sangat acak sekali.

Makanya, saya mencoba memaksimalkan apa yang ada.

Platform semakin banyak sekarang. Blog tidak hanya blogger dan wordpress. Sekarang, ada medium.com.

Agar tidak terlalu rancu lagi dengan blog ini (karena terlalu banyak tema acak), akhirnya semua pikiran di kepala akan saya taruh di aldypradana.medium.com

Di sana, saya menaruh semuanya dengan tema acak. Pendapat tentang banyak hal, yang sangat random dan mungkin, tidak ada hubungannya dengan postingan saya sebelumnya.



Saya juga membuat blog sendiri untuk sneakers dan Apparel: arseniostore.blogspot.com

Saya sedang berjualan sneakers, pakaian, celana, sweater, dan jaket dengan harga terjangkau, makanya sempat membahas tentang sepatu di blog ini. Agar lebih fokus, saya buatkan saja blog sendiri khusus untuk artikel sneakers dan apparel.

Podcast juga saya maksimalkan. Jika ada suara yang sulit untuk ditulis, saya rekam saja lewat audio dan tuangkan ke semua platform podcast. Apple podcast, Spotify, Anchor, dsb.

Blog aldypradana.com akan saya usahakan kembali ke satu tema, yaitu perjalanan saya selama hidup dan beberapa hal yang penting-penting saja.

Bahkan kalau saya membuat cerpen nonfiksi atau fiksi, akan saya taruh di Medium atau di KaryaKarsa.com.

Saya sudah ada halaman sendiri di KaryaKarsa.com/aldypradana17. Platform khusus untuk cerpen.

Untuk Youtube, saya masih belum tahu arahnya mau kemana. Yang jelas cerita tentang guru (TVLOG) sudah selesai dan tamat. 

Yah, begitu saja. 

Deskripsi singkat, tentang arah dari blog saya ini pada tahun 2020. 

Perjalanan Malang Yang Sungguh Malang


Ini adalah dokumentasi yang didapat dan dibuat selama perjalanan dari Sidoarjo ke Malang. Trip saya bersama Amel, yang ternyata harus mendapat kemalangan tersendiri. Tak apa, namanya juga buat pengalaman, perjalanan singkat ini jadi pembelajaran ketika nanti jalan berdua lagi ke tempat lain.





Visual hanya terdapat foto & video yang sesempatnya saya ambil. Karena kurang banyak, makanya saya buatkan podcast saja agar tetap ada dokumentasinya.
Btw, karena ini direkam di tempat umum, banyak suara yang tidak diinginkan masuk ke sini 😅




- short description about the writer-

I talk & write about sneakers, movies, and pop culture

Instagram: @aldy_pradana17
KaryaKarsa: @aldypradana17
FB Page: Aldy Pradana
Medium: Aldy Pradana (sekarang lagi sering update blog Medium)
Podcast: Spotify & Anchor & Apple Podcast
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 

Pengalaman Menjadi Konten Kreator di KaryaKarsa

KaryaKarsa adalah Platform Apresiasi Kreator.

Tempat kita dapat langsung mendukung kreator favorit dengan kesinambungan finansial. Sehingga, kreator bisa mendapatkan pendapatan bulanan langsung untuk terus berkarya.

Itu adalah informasi yang saya dapatkan dari websitenya: https://karyakarsa.com/

Terdapat pula Instagram dan Twitter di @karyakarsa_id

“Kami memang ingin para kreator ini bisa merasakan ‘gajian’ dari karya mereka,” ujar Ario Tamat, founder KaryaKarsa. “Selama ini para pekerja kreatif terbiasa bekerja secara project base, alias dapat honornya di saat yang tidak menentu.

Kreator bebas menentukan karya apa yang ditawarkan, menyajikan karya dengan cara seperti apa dan mengatur harga tiap karyanya sendiri. 

“Bebas. Mau bentuknya novel, komik, foto, webtoon, pdf, psd, embed video YouTube, kelas atau konsultasi online pakai link Google Meeet atau Zoom. Bahkan, upload lagu atau file audio, kami ada player dan viewer-nya. Jadi para pendukung tinggal menikmati karyanya,” jelas Ario.

Di KaryaKarsa, kita bisa membayar (dan dibayar) tiap konten per satuan, atau konten paketan. Pembayarannya bisa OVO, GoPay, dan semua bank.

Kreator akan mendapatkan 90% dari setiap transaksi yang terjadi pada halaman KaryaKarsanya. KaryaKarsa mengambil potongan 10% yang digunakan untuk penyelenggaraan platform.

Penasaran dengan platform ini, saya pun mencoba untuk membuat konten di sana.

Saya dulu pernah menulis buku non fiksi dan hendak saya ajukan ke penerbit. Tetapi, setelah lama berjuang, buku saya akhirnya ditolak. 

Makanya, saya coba upload cerpen-cerpennya di KaryaKarsa. Tentunya saya revisi kembali. Saya juga memindahkan cerpen terbaik dan yang bagus dari blog saya ini, ke KaryaKarsa.


Setelah saya menaruhnya di sana, dan terdapat data statistiknya.

Tiap konten saya ada viewnya. Berapa yang melihat konten saya (entah konten saya yang gratis dan yang berbayar).

Saya punya cerpen yang gratis, bisa diakses, dibaca, dan di download tanpa harus membayar. Ada opsi untuk memberikan tip dari 5 ribu sampai 20 ribu. Saya juga ada konten eksklusif, di mana harus membayar dulu baru bisa membacanya.

Saya punya 2 konten, berbayar dan gratis. Saya menaruh harga per 1 konten ekslusif, ada pula paket berlangganan untuk mengakses semua konten eksklusif selama 30 hari.

Untuk uji coba, saya minta Amel untuk membeli konten saya. Setiap pembelian atau tip yang diberikan, saya mendapatkan e-mail dari KaryaKarsa. Di KaryaKarsa saya akan tertulis, ada berapa uang yang masuk, dan di konten mana yang dibeli orang.


Uang yang masuk terbagi secara spesifik. Ada jumlah semua uang yang ada sekarang, ada uang yang dibayar per konten ekslusif, ada uang tip yang diberikan dari konten gratisan.  


Katanya, setiap tanggal 25 akan saya mendapat gaji saya. Syarat dan ketentuannya berlakunya: jika pendapatan di atas 100 ribu. (Mungkin saya salah, lengkapnya bisa lihat di website KaryaKarsa.com)


Jadi, mari saling mendukung. Semoga kita bisa mendapat yang sepantasnya dari karya kita. 


Berikut adalah apa yang saya taruh di KaryaKarsa saya.

https://karyakarsa.com/aldypradana17

Bab 1 - Ceritanya Perkenalan

Dulu sekali pernah menulis buku personal literature (2013-2015).


Buku itu saya coba ajukan ke penerbit Gagasmedia/Bukune. Saya sempat pergi ke Solo, Yogya, bahkan Jakarta.


Ini adalah cerita perjuangan saya menjadi penulis buku.


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-1-ceritanya-perkenalan


Bab 2 - Manusia Putih Biru


Manusia Putih Biru adalah bab pertama yang saya tulis bersama editor Gagasmedia/Bukune.


Bab ini mengikuti saran editor: tema adaptasi secara luas & karakter ndeso yang ingin gaul. Ini adalah cerita SMP saya. 


Ketika saya ingin “eksis” di sekolah elit dengan melakukan hal keren, seperti ngeband dan ngemall. Tapi, justru selalu menemukan kesialan yang menghadang.


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-2-manusia-putih-biru


Bab 3 - History of Spepy


Cerita tentang saya dan teman SMP- SMA saya, ingin membuat klub futsal. 


Kami ingin membuat nama klub yang bagus, dan desain jersey yang keren, tapi saat diskusi, yang keluar malah ide random yang tidak ada keren-kerennya sama sekali.


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-3-history-of-spepy


Bab 4 - Bocah Ajaib


Cerita saya yang tidak begitu menyukai anak kecil. Saya sukanya ketenangan, dia malah memberi keributan. 


Ini adalah cerita saya dengan sepupu saya, Mera (nama disamarkan). 


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-4-bocah-ajaib


Bab 5 - Dunia Mahasiswa


Cerita sangat pendek seputar Mahasiswa.


Berkisah tentang saya kuliah di kampus yang kurang terkenal, dengan teman sekelas yang lebih banyak perempuannya


https://karyakarsa.com/aldypradana17/dunia-mahasiswa


Bab 6 - Ranger Merah Sidoarjo


Cerita nonfiksi yang paling banyak unsur fiksi dan hiperbolanya. 


Cerita saya teater di TK dan kuliah benar-benar terjadi, tapi kata editor butuh drama kuat untuk menguatkan ceritanya. 


Jadilah banyak bumbu drama cukup tersebar di cerpen kali ini. 


Inti cerita: Saya punya pengalaman buruk di dunia teater, tapi dipaksa ikut teater dengan memerankan tokoh yang sangat tidak cocok dengan saya: germo. 


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-6-ranger-merah-sidoarjo


Bab 7 - Audisi Stand Up Comedy


Cerita saya saat iseng mengikuti audisi stand up comedy. Ini sebenarnya ditolak editor, karena bisa merusak esensi di bab sebelumnya, Ranger Merah Sidoarjo. 


Saya kembali masukkan di sini, karena memang ingin membuat cerita yang runtut, dari saya SMP - SMA - kuliah - kerja. 


Inti cerita: Saya baru belajar komedi, iseng ingin mencoba audisi stand up comedy. Selama proses menuju audisi, saya mengalami pengalaman yang tidak mendukung. Seperti, tidak lucu saat open mic sehari sebelum audisi, dan nyasar menuju lokasi audisi. 


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-7-audisi-stand-up-comedy


Bab 8 - Pertama Kali Menjadi Guru


Pada tahun 2014, saya masih berjuang menjadi penulis buku dan sedang menanti kabar dari pihak editor: apakah buku saya akan terbit atau tidak.


Sembari menunggu, saya diberitahu bahwa ada pekerjaan menjadi guru. Saya pun memutuskan untuk mencoba. Tidak disangka, saya bertemu anak yang sangat-sangat-sangat spesial di sekolah itu.


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-8-pertama-kali-menjadi-guru


Bab 9 - Ketika Seorang Guru Ingin Mencari Oleh-Oleh Untuk Muridnya


Sesuai judul, ini adalah cerita saya saat pulang kampung (Solo). Setelah semua kegiatan saya selesai, saya baru teringat harus membawa oleh-oleh untuk murid di kelas saya.


Bersama teman SMP saya, kami mencari cendera mata yang paling tepat. Yaitu, oleh-oleh khas Solo dan (semoga) disukai anak-anak.


https://karyakarsa.com/aldypradana17/bab-9-ketika-guru-ingin-mencari-oleh-oleh-untuk-muridnya


Bab 10 - Kamu Nanti Mau Jadi Apa?


Inspirasi cerita ini adalah guru sekolah saya bertanya ke seluruh kelas, dan bertanya, “Kamu Nanti Mau Jadi Apa?”


Saya yang tidak tahu mau jadi apa di masa depan, akhirnya mencoba banyak hal untuk menemukan jawabannya. 


Yang ternyata, butuh perjuangan ekstra yang tak terduga.


Bab 10 ini adalah bab terakhir, yang merangkum semua cerita saya di bab-bab saya sebelumnya. 


https://karyakarsa.com/aldypradana17/kamu-nanti-mau-jadi-apa


Pengalaman Aneh Saat Menonton The Raid 1 & 2 di Bioskop


https://karyakarsa.com/aldypradana17/pengalaman-aneh-saat-menonton-the-raid-1-2-di-bioskop


3 Bukti Kalau Jatuh Cinta Itu Awal Dari Patah Hati Yang Menyakitkan


3 cerpen non-fiksi yang diambil dari pengalaman saya dan sekitar saya saat remaja. Temanya seputar jatuh cinta tidak selalu berakhir bahagia.


https://karyakarsa.com/aldypradana17/3-bukti-kalau-jatuh-cinta-itu-awal-dari-patah-hati-yang-menyakitkan


Akibat Gagal Move On


Cerita tentang teman saya yang menyimpan foto perempuan yang ia suka di dompet. Ia menyimpan foto itu dari SMP hingga kuliah. Sampai akhirnya, terjadi suatu peristiwa yang membuat harus merelakan foto tersebut.


https://karyakarsa.com/aldypradana17/akibat-gagal-move-on


4 Cerita Tentang Jatuh Cinta Diam-Diam


Kumpulan cerpen fiksi tentang segala kemungkinan dari jatuh cinta diam-diam. Yang baik, yang buruk, bahkan yang terduga.


#1 Bayu dan Gaby

#2 Derita Cinta Aldo

#3 Dua Sisi Aldrian

#4 Gaby dan Bayu 


https://karyakarsa.com/aldypradana17/4-cerita-tentang-jatuh-cinta-diam-diam





- short description about the writer-

I talk & write about sneakers, movies, and pop culture

Instagram: @aldy_pradana17
KaryaKarsa: @aldypradana17
FB Page: Aldy Pradana
Medium: Aldy Pradana (sekarang lagi sering update blog Medium)
Podcast: Spotify & Anchor & Apple Podcast
SoundCloud: @aldypradana17
Youtube: Aldy Pradana 
munggah