12 Poin Keren di Guardians of The Galaxy


Wop! Balik lagi nulis review soal film, setelah lebih sering menulis cerita tentang cerita diri sendiri. Kali ini, review gue jatuh ke film yang lagi ngehits bulan ini: Guardians of The Galaxy. Dari film ini, gue mendapatkan beberapa poin yang spesial, yang mungkin bisa menginspirasi kamu menonton film ini atau malah menyimpan uangmu untuk menonton film lain. So, here we go.

1. MARVEL sudah mengecap dirinya sebagai penghasil film superhero sukses berkat Iron Man, Thor, Captain America, dan The Avengers. Tapi, superhero itu sebelumnya sudah diketahui oleh para penonton sebelumnya. Mereka sudah tau superhero itu ada, cuma belum se-terkenal seperti sekarang. Lalu, bagaimana Guardians of The Galaxy? Apakah akan sama suksesnya? Apakah berhasil seperti film superhero sebelumnya?

Jawabannya adalah ...

Hari Pertama Bekerja

Sebagai bentuk keseriusan gue berjuang menjadi penulis buku, gue memutuskan pindah ke Jakarta, atau lebih tepatnya di pinggirannya (Bekasi) bersama Ayah. Gue yang sebelumnya sudah cuti satu semester di Umsida, sepertinya harus menambah durasi menjadi satu taun. Keputusan ini bisa berubah menjadi melanjutkan kuliah di tempat gue sekarang, atau sekalian putus kuliah. Masih belum pasti mana yang akan dipilih, biarkan waktu yang menjawabnya nanti. *tsah*

Sembari menunggu hasil kabar dari editor Bukune, gue mencari pekerjaan di sekitar rumah. Ada sodara memberikan rekomendasi, “Aldy, kamu mau jadi guru? Ini mumpung ada sekolah lagi butuh guru cowok sekarang.”

“Guru? Tapi kan aku bukan lulusan FKIP. Malahan, aku belum lulus sama sekali.” jawab gue.

“Oh ini beda.” sodara gue membalas. “Sekolah ini gak kayak sekolah umum biasanya. Sekolahnya di tempat terbuka gitu, ada TK sama SD. Nama sekolahnya Sekolah Alam Bambu Item, atau disingkat SABIT.”

HA? SABIT? Apakah sekolah ini berisi murid-murid yang suka menyambit gurunya? Atau memang ada salah satu pelajaran dimana murid wajib menyambit rumput diluar sekolah?

Cerita Yang Tak Terpakai (2)

Baiklah, melanjutkan dari Cerita Yang Tak Terpakai (1), gue akan memberikan cerpen yang pernah gue bikin, tapi sekiranya gak bisa masuk ke naskah. Kali ini bercerita tentang masa kecil gue. Masih memiliki masalah yang sama dengan Petualangan Baru, cerita ini lebih terlihat seperti jurnal. Dan diputuskan tidak dimasukkan ke naskah, meski sebenernya cocok dengan tema dengan naskah yang lagi dikerjakan, yaitu adaptasi.

Mungkin, bakalan ada seri lanjutan dari postingan ini, tapi kalo penasaran cerita lain yang pernah gue posting dan gak bisa masuk ke naskah gue, bisa klik di cerpen berikut ini:


Cerita diatas adalah cerita yang tak bisa masuk, yang tentunya udah gue permak dulu sebelum dibawa ke penerbit. Gue ada file-nya, tapi gue putuskan untuk disimpan aja, hehe.

Buat yang pengin dapet update terus soal cerita gue, silakan klik disini dan disini. Sekarang, mending lanjut baca cerita masa muda gue aja. Happy Reading! :D

9 Alasan Kenapa Raisa Diidolai Banyak Cowok


Beberapa waktu yang lalu, di timeline gue, ada yang nanya, "Kenapa sih banyak yang bilang Raisa cantik banget?" Pertanyaan ini keluar dari tweet seorang perempuan. Jelas. Kalo laki-laki pasti gak mungkin bertanya kayak gitu, mungkin lebih ke berkhayal kapan bisa berduaan sama Raisa sambil suap-suapan buah strawberry.

Sebagai bentuk jawaban wanita yang belum tercerahkan tadi, terbuatlah postingan ini. Yang berupa jawaban dan alasan kenapa banyak cowok nganggep Raisa itu cantik banget. Cekidot!

5 Komik Mini CeritaKita

Sejak kecil suka banget sama yang namanya komik. Dari komik absurd kayak Kungfu Komang atau yang kritis kayak Benny & Mice. Sempet mikir buat bikin komik juga, tapi apa daya skill dibawah rata-rata. Bertemunya dengan pak Angger, agaknya memunculkan harapan jadi seorang komikus, walaupun cuma komikus amatiran kelas curut sih. Terbuatlah label Komik Cerita Kita untuk memenuhi hasrat itu. Pernah jalan beberapa postingan, tapi terbisu berbulan-bulan kemudian.

Baru sekitar bulan puasa kemarin, terlintas lagi ide buat ngomik. Gue bikin lagi tuh komik asal-asalan, ada yang jadi cerita, ada yang nyemplung ke tempat sampah. Yang jadi cerita dibuat versi 'file' dan diwarnai dengan indah oleh pak Angger. Namun, ada juga sih yang belum terwujudkan menjadi file foto asli, masih berupa gambar yang difoto pake tablet cina gue. 

Contoh komiknya bisa diliat dibawah ini nih:
munggah