12 Poin Keren di Guardians of The Galaxy


Wop! Balik lagi nulis review soal film, setelah lebih sering menulis cerita tentang cerita diri sendiri. Kali ini, review gue jatuh ke film yang lagi ngehits bulan ini: Guardians of The Galaxy. Dari film ini, gue mendapatkan beberapa poin yang spesial, yang mungkin bisa menginspirasi kamu menonton film ini atau malah menyimpan uangmu untuk menonton film lain. So, here we go.

1. MARVEL sudah mengecap dirinya sebagai penghasil film superhero sukses berkat Iron Man, Thor, Captain America, dan The Avengers. Tapi, superhero itu sebelumnya sudah diketahui oleh para penonton sebelumnya. Mereka sudah tau superhero itu ada, cuma belum se-terkenal seperti sekarang. Lalu, bagaimana Guardians of The Galaxy? Apakah akan sama suksesnya? Apakah berhasil seperti film superhero sebelumnya?

Jawabannya adalah ...

Sukses besar!

2. Kamu, yang sebelumnya gak pernah tau nama-nama seperti Star-Lord, Groot, dan Rocket Raccoon, bisa langsung terpancing buat peduli dan suka sama karakter-karakter ini. 

3. Fokus utama memang di Peter Quill (Chris Patt). Kamu akan diberi pengalaman masa lalunya, gaya hidupnya, dan perut six packnya. Dia emang jadi titik pusat di film ini, tapi tenang, karakter lain tetap mendapat kisahnya sendiri, cuman, gak sedetail si Star Lord aja.

4. Cerita yang bagus dan pencitraan yang asik, bikin betah duduk di bioskop selama hampir 2 jam. 

5. Apalagi selama perjalanan film, kamu akan ditemani lagu 80-an yang keren. Lagu pengisi ini terangkum dalam album Awesome Mix Vol. 1 yang laku di Amerika. Tuh, keren kan berarti? Kalo penasaran, coba aja search aja begini: HOOGA CHAKA HOOGA HOOGA CHAKA

6. Meski hanya sekedar animasi buatan, gue bisa menjamin, kamu akan suka sama dua karakter ini: Rocket Raccoon (Bradley Cooper) dan Groot (Vin Diesel). Terutama, Groot. Mahluk berkayu ini amat-sangat-super-keren-banget. Dengan dialog tiga kata doang, (I am Groot), ia mampu nunjukin kalo ia itu kuat banget. Totally, a scene stealer.





7. Akhirnya, kita dikasih kesempatan melihat sesosok musuh besar The Avengers jauh lebih jelas pada film ini. Iya, kamu akan melihat Thanos secara utuh di Guardians of The Galaxy. Pernah nongol di scene after credit The Avengers, masih inget kan? Kalo lupa bisa dicek disini. Diperkirakan, Thanos akan menjadi musuh besar di The Avengers 3. Kita tunggu aja.

8. Penempatan komedi yang tepat dan pas. Rumus film Marvel ialah harus ada lucunya. Dan yah, disini ada lucunya, dan untungnya pas dan gak annoying.

9. Beberapa adegan cukup bikin menyayat hati. Jadi, emang nih film punya porsi aksi, komedi, dan adegan sedih yang tertata rapi. Kalo buat gue sih, mantep.

10. Salah satu rumus film MARVEL lain juga berlaku disini: mati-tapi-gak-jadi. Kalo inget Thor 2, ada Loki yang mati di suatu adegan, dan beberapa menit kemudian, ternyata Loki gak jadi mati. Di Captai America 2, ada Nick Fury yang mati di suatu adegan, dan HUMBALA! Idup lagi dia di adegan akhir film. Di Guardians of The Galaxy juga sama, ada yang mati, dan hidup lagi di akhir film. Siapa yang mati? Liat aja langsung filmnya.

11. Bad scene after credit. Gak usah ditungguin gapapa, soalnya kalo ditungguin juga gak bakalan ngerti maksudnya. Cuma para MARVEL fanboy yang ngerti scene after creditnya. Selama bukan golongan itu, langsung minggat dari studio setelah muncul creditnya gapapa kok.

12. Gue selalu memberikan score untuk film yang gue review di blog. Dan film ini lumayan bikin bingung ngasih nilai. Mau ngasih nilai 85 atau 90 ya? Mau ngasih 85 kok terasa kerendahan, tapi mau ngasih 90 kok kayaknya ketinggian. Mungkin kamu bisa ngasih opini kamu soal film ini layaknya dapet score berapa.



Post a Comment

munggah