Menutup Tahun 2013


Sudah hampir diujung taun 2013, waktunya saya melihat diri saya sendiri, apa yang sudah saya lakukan selama setaun terakhir, mereview kehidupan dari awal taun sampe akhir taun, apakah ada perbaikan atau tetep ga ada perubahan sama sekali?

Taun lalu, saya juga pernah nulis beginian, isinya mereview kehidupan saya selama setaun terakhir, dan alhamdulillah, ada perkembangan. Saya ingin tulisan ini menjadi tulisan wajib setaun sekali. Coba kita liat selain berstatus single apa yang sudah saya lakukan dalam 12 bulan ini?

Best Movies of 2013


Ah, selama ngeblog tentang review-review film ini, saya belum pernah nulis isinya film terbaik pada suatu taun, ini baru pertama kali saya nulis Best Movies of 2013. Saya dengan ilmu seadanya dalam menilai film, biasanya lebih mengutamakan bagian cerita atau penceritaan suatu film sama tempo film tersebut. Faktor lain, saya anggep sebagai tambahan, seperti sinematografi, efek visual, hal-hal itu saya nilai sebagai tambahan kecil untuk sebuah film.

Saya menonton 95 % film luar negeri, 5 % film Indonesia (itu juga hanya filmnya Raditya Dika doang), kalo saya bikin daftar 11 film terbaik pada taun 2013, maka daftarnya adalah

6 Alasan Menonton The Hobbit: Desolation of Smaug



The Hobbit: Desolation of Smaug atau gampangnya disebut The Hobbit 2. Setelah sebelumnya, The Hobbit: An Unexpected Journey, berpetulang menuju Misty Mountain baru setengah perjalanan. Kali ini, Thorin, Bilbo, Gandalf, dan kawan-kawan akhirnya benar-benar bertemu dengan sang naga, Smaug, dan bertanding melawannya. 

The Green Mile, Another Masterpiece From Tom Hanks


Film yang bagus bagi saya ialah film yang bisa membuat saya betah, berapa pun durasinya, entah 2 jam, 3 jam atau bahkan 4 jam. Durasi lama tidak mempengaruhi apa-apa kalau filmnya bagus. Film yang bagus bisa memberikan anda kepuasaan, memberikan suatu kelengkapan, contohnya seperti film berikut ini, The Green Mile.

Review Campur-Campur: Superman (1978), Captain Phillips, Submarine, Malavita, Star Wars (1977)

Saya menulis 7 review film di postingan ini, ada yang film jadul banget kayak Superman (1978) dan Star Wars (1977), lalu ada juga yang baru seperti Malavita (2013), Submarine (2010) dan Captain Phillips (2013). Film yang ada di review campur-campur ini tidak ada hubungannya sama sekali, genrenya acak, tidak ada benang merah, benar-benar campuran. Saya campur karena ingin menaruh banyak film dalam satu tulisan, tidak ada hal lain. Jadi ga perlu dihubung-hubungin filmnya, oke?  Baiklah, lebih baik kita lanjut saja ke review film yang pertama, film ikonik dari superhero terkenal dari Amerika, Superman.
munggah