Secangkir Cerita Yang berbeda



Secangkir Cerita Yang Berbeda, playlist tempat menuangkan suara-suara dalam kepala. Ide, cerita, dan kegelisahan lain, yang ingin disampaikan dengan cara tidak seperti biasanya.


Untuk meluapkan suara-suara yang terbesit di benak saya ini, saya butuh playlist lain. Terciptalah, Secangkir Cerita Yang Berbeda.

Sejauh ini, baru ada 3 video, dan terasa sekali kegelisahannya.

Videonya pun sederhana, agar terlihat pembedanya dengan yang lain.


Mari Melakukan Hal Yang Berbeda

Sebagai permulaan, dimulai dari yang mewakili judul playlistnya, Mari Melakukan Hal Yang Berbeda. Melepas semua yang jadi rutinitas, sekali-kali mencoba melanggar batas.


Uang Itu Penting Tak Penting

Kegelisahan saya tentang uang dan gaji tiap bulan. Yang bisa jadi penting, tergantung cara penggunaannya. Yang bisa jadi tak penting, tergantung hati pemegangnya.



Setiap Hari Kerja Lagi, Tenaga Berlalu Tak Sempat Diisi

Semangat kerja kadang naik, kadang turun. Tenaga kadang terisi penuh, kadang habis tak tersisa. Untuk semua pekerja di luar sana, beristirahatlah sejenak. Ambil sedikit waktu, agar kembali jadi diri sendiri.

- short description about the writer -
Guru Bahasa Inggris & Komputer | Movienthusiast
Follow my blog: aldypradana.com



Cerita Baru di Masa Depan (the next chapter)



Cerita Baru di Masa Depan adalah film pendek yang saya buat. Bercerita tentang langkah saya berikutnya. The next chapter of my life. Perjalanan yang harus saya ambil, setelah melalui fase bekerja.






Saya menyebut ini sebagai penutup trilogi 3 Babak Perjuangan.


Babak Pertama [Perjuangan Mencari Passion]:

Kamu Nanti Mau Jadi Apa? (a stop motion movie)




Babak Kedua [Perjuangan Mendokumentasikan Kehidupan]:

Menangkap Momen, Mengabadikan Kenangan



Babak Ketiga [Perjuangan Setelah Bekerja]:

Cerita Baru di Masa Depan (the next chapter)



- short description about the writer -



Guru Bahasa Inggris & Komputer | Movienthusiast
Follow my blog: aldypradana.com




Kumpulan postingan, label, dan kategori bisa dilihat di sini

5 Minutes Review of Camera Backpack (KEE ID - Bumblebee 2.0)



Beberapa bulan yang lalu, saya selalu membawa dua tas. Satu tas kamera kecil dan satu tas daily pack. Bisa dibilang, itu cukup ribet. Karena kemana-mana harus membawa dua tas. Itu pun tidak begitu efisien, karena tas daily pack saya ukurannya kecil. Tidak bisa membawa banyak barang.

Nah, tas dari KEE ID ini, yang bisa menjadi solusinya.

Satu tas bisa untuk kamera juga membawa banyak barang sekaligus.

Berikut fitur dari tas KEE ID BUMBLEBEE 2.0:

– 1 kompartemen bagian luar tas kamera dengan penutup
– 1 tempat penyimpanan botol bagian kiri tas kamera
– 1 kantong bagian dalam tas kamera dengan zipper
– 6 sekat yang bisa diatur sesuai keinginan
– 1 tempat penyimpanan laptop dengan ukuran maksimum 15.6"
– 1 USB Port bagian kiri tas kamera
– 1 tempat tripod bagian bawah tas kamera

BAHAN LUAR : Waterproof Polyester Fabrics
BAHAN DALAM : 8mm Nylex Lining
KETEBALAN BUSA : 10 mm
DIMENSI : 40 cm x 33 cm x 15 cm
RITSLETING : YKK™ International

Harga: RP 599,562





- short description about the writer -



Guru Bahasa Inggris & Komputer | Movienthusiast
Follow my blog: aldypradana.com




Kumpulan postingan, label, dan kategori bisa dilihat di sini

5 Film Terbaik 2019



Akhirnya, tiba juga di penghujung tahun.

Saya kembali lagi menuliskan film favorit saya, lengkap dengan awards versi saya sendiri.

Versi Film terbaik di tahun sebelumnya (2017, 2018) bisa dilihat di sini.

Langsung saya mulai saja, tapi seperti tahun lalu, saya akan memulai dengan awards versi pribadi terlebih dahulu.




Best TV Series: The Mandalorian

Honorable mentions: 
- The Watchmen
- The Titans
- Chernobyl

Best Scene After Credit: 

Rick Dalton advertisement (Once Upon a Time in Hollywood)

Honorable mentions: 
- Spider-Man: Far From Home
- Superman (Shazam)




Most Favorite Character: Iron Man

Honorable mentions: 
- Bossman
- Shazam
- Captain America
- Pikachu
- Woody
- Rick Dalton
- Cliff Booth

Most Awesome Villain: Thanos 

Honorable mentions: 
- Sivanna
- Mysterio
- Scar




Stop dulu.

Kita berhenti dulu di sini.

Karena saya harus memulai Daftar Film Terbaik 2019 saya.

Di nomor 5, saya akan mulai dengan .......





Siapa yang menyangka dua aktor ini dengan membawa cerita tentang balap-membalap bisa seseru ini?

Akting Christian Bale layak mendapatkan bintang 5 di film ini! Mungkin, kekurangannya hanya satu, film ini masih berada di bawah bayang-bayang RUSH yang spektakuler. Sama-sama bagus. Tapi, RUSH jelas berada di level yang berbeda.



Quentin Tarantino + Leonardo DiCaprio + Brad Pitt = masterpiece!

Saya suka dengan film ini, karakternya, masa lalunya, konfliknya, dan dunia "What If"nya. Tidak segila film Tarantino yang lain, tapi masih tetap berkualitas tinggi.




Kita berhenti sejenak.

Kembali saya isi dengan filler terlebih dahulu.





WTF Moment!: 
Star Wars: The Rise of Skywalker Palpatine


Honorable mentions: 
- Sekuel yang tidak perlu dari Lego Movie
- Jokes yang tidak pada tempatnya (Jumanji: The Next Level)
- Budget terbatas Glass
- Home Alone versi dewasa (Rambo: The Last Blood)
- Tanpa ekspresi (Lion King 2019)

Fight of The Year: 
Final Battle Avengers vs Thanos


Honorable mentions: 
- Rick Dalton & Cliff Booth vs Manson Family
- Spider-Man vs Mysterio
- Battle of Pride Rock (Lion King 2019)
- Luffy vs Douglas Bullet


Best Moment:
"Avengers.... Assemble."

Honorable mentions: 
- Captain America lift Mjolnir (worthy)
- Iron Man snaps his finger
- Rick Dalton as Calob DeCatue
- Goodbye, Woody (Toy Story 4)
- Mistery solved (Knives Out)
- "Terus Abah tanggung jawab siapa?" (Keluarga Cemara)



Great movies(score 85):

The Irishman, Peanut Butter Falcon, The Art of Self Defence, Toy Story 4, Si Doel The Movie 2, Always Be My Maybe, The Upside, Isle of Dogs (2018), Shazam, Shape of Water (2017).

Good movies (score 80):

US (2018), Hotel Mumbai (2018), Spider-Man: Far From Home, Lion King, Anna, Shaft, Dolemite is My Name, Knives Out, Gundala, One Piece: Stampede, Jojo Rabbit.

Surprisingly good (75):

Keluarga Cemara, Lego Movie 2, Guilt (2018), My Stupid Boss 2, A Kid, Who Would Be A King (2018), Batman vs TMNT, Captain Marvel (2018), Booksmart, Detective Pikachu, X-Men: Dark Phoenix, Batman HUSH, Teen Titans GO! vs Teen Titans, El Camino, Angel Has Fallen, Hobbs & Shaw, Extreme Job, Star Wars: The Rise of Skywalker, Zombieland 2.

Not really good, but still watchable (70):

Glass, How to Train Your Dragon 3, Robin Hood (2018), Overboard (2018), Dragon Ball Super: Broly, Single part 2, Avengement, Jack Reacher: Never Go Back (2016), Annabelle Comes Home, Long Shot, Yesterday, Stuber, Reign of Superman, Rocketman, Terminator Dark Fate, Dora & The City of Gold, Frozen 2.

Surprisingly bad (65):

Triple Threat, Fantastic Beast: Grindelwald, Cold Pursuit, Mortal Engines (2018), Taken 3, Hotel Artemis, Men In Black International, Ready or Not, Rambo Last Blood, Playing With Fire.




Oke. Selesai semua catatan film saya di 2019 ini. 

Sudah waktunya, saya melanjutkan list ini.

Lanjut ke nomor 3.






Apakah saya perlu menjelaskan ini?

Sepertinya, tidak perlu.

Penutup dari Marvel Cinematic Universe.

Akhir cerita dari Iron Man dan Captain America.

Semua elemen komik yang penting pun tertuang di film ini.


Berakhirnya MCU, bisa menjadi titik balik dari DC movie.

Setelah Aquaman, Wonder Woman, dan Shazam terus mendapatkan review positif dari kritikus, tidak lupa dengan ini: JOKER.

Yang mendapatkan, tidak hanya akting yang luar biasa, cerita yang menohok, dan juga, jumlah penonton yang banyak di seluruh dunia.

DC semoga sudah menemukan jalannya sendiri, tanpa perlu mengikuti MCU.




Baiklah.



Tanpa perlu berlama-lama.



Ini...




Dia...






Film Terbaik 2019.....






Versi saya......





Jatuh kepada .........


Saya sangat menyesal tidak sempat menonton film ini di bioskop.

Pengalaman menontonnya pasti lebih tidak terduga lagi.

Film yang mengaduk emosi dengan genre yang ditumpuk sedemikian rupa.

Drama, Comedy, Thriller, bahkan Mystery. Semuanya ada! Selalu diunggulkan di setiap awards di seluruh dunia. Dan diharapkan masuk sebagai nominasi Best Picture di OSCAR.

Film ini, sangat-sangat-sangat layak untuk mendapatkan apresiasi lebih.






- short description about the writer -



Guru Bahasa Inggris & Komputer | Movienthusiast
Follow my blog: aldypradana.com




Kumpulan postingan, label, dan kategori bisa dilihat di sini

Mari Berkebun di Sekolah Alam Bambu Item



Saya lupa pasnya kapan, tapi sebelum bulan Agustus 2019, saya pernah diberi tugas untuk membuat video tentang tahap-tahap berkebun. Akhirnya, saya merekam kegiatan kelas yang sedang berkebun. Namun, karena kurang suka dengan hasil rekamannya, saya pun merekam ulang. Kali ini, saya ambil adegan per adegan dan mengambil dua murid saja sebagai pemeran utamanya.

Akhir Agustus 2019, saya bersama Nashwa (SD 6) dan Alanis (SD 2) merekam adegan tahap-tahap berkebun sepulang sekolah. Saya ambil benar-benar per langkahnya. Hasil pengambilan kamera jadi lebih beragam, karena saya bisa mengulang adegan dengan sudut pengambilan gambar yang berbeda.

Shooting termasuk singkat, sekitar 45 menit sudah selesai.

Tetapi, video tidak ada kelanjutannya, karena acara sekolah yang berhubungan dengan berkebun ini diundur. Jadi sebenarnya, video saya ini, akan ditayangkan untuk para tamu yang hendak berkebun di Sekolah Alam Bambu Item.

Lama ditinggal, awal November 2019 saya ditagih untuk menyegerakan mengedit video berkebun ini. 

Saya baru sempat mengurusinya di akhir November. Saya edit, hapus yang tidak perlu, dan memilih yang adegan terbaik.

Behind the scene dan bloopers tidak sepenuhnya saya hapus, tapi saya bikin video sendiri sebagai kenang-kenangan.



Saya buat dulu narasinya, kemudian Nashwa merekam suara sebagai landasan cerita di video saya. Dan voila! Alhamdulillah video berkebun ini selesai tepat pada waktunya, padahal saya juga diserbu soal UAS untuk awal Desember.

Hasil akhirnya bisa dilihat di sini:




- short description about the writer -


Guru Bahasa Inggris & Komputer | Movienthusiast
Follow my blog: aldypradana.com




Kumpulan postingan, label, dan kategori bisa dilihat di sini

munggah