Tidak Diajak Ngobrol Supir Ojek Online Adalah Kenikmatan Tersendiri



Bagi saya, pengaruh utama ojek online itu layak mendapat 5 bintang, bukan dari cara mengendarainya, bukan dari kendaraannya, tapi justru dari mengajak mengobrol atau tidak.


Paling nyaman itu, supir yang tidak mengajak mengobrol. Fokus mengantar sampai tujuan. Tidak ada niat sok akrab, apalagi curhat yang tidak perlu. Saat saya sedang terburu-buru, diajak mengobrol sungguhlah tidak membantu. Inginnya cepat sampai, malah cepat emosi.


Karena begini, sesering-seseringnya saya diajak obrol, tema obrolan pasti tak pernah cocok. Dan itu adalah hal yang wajar. Di kepala saya, saya ingin segera pulang. Di kepala supir, dia kekurangan penumpang. Pasti bakal beda.


Jika supir ojek online sekedar basa-basi satu dua kalimat, masih wajar dan bisa dimaklumi.


Tapi, kalau sudah membahas tema-tema tertentu. Untuk supir ojek online di luar sana, sebaiknya jangan. Diam, lebih baik.


Pernah suatu hari, supir bercerita tiba-tiba, “Di jalan ini, pasti macet terus di jalan ini, pak. Ini tuh salah gubernurnya...”


Saya yang sudah menghindari tema politik di social media, malah diajak mengobrol politik di dunia nyata. Politik dan macet jelas bukan kombinasi yang baik. Kendaraan tidak kunjung jalan, kepala saya yang keburu tertekan.


Atau supir yang curhat, betapa pandemi mengubah hidupnya.


“Semenjak Corona, penumpang turun. Sehari cuma 2-3 orang.”


Begini, saya mengerti supir ojek online kesusahan di pandemi ini. Tapi, saya mau bilang dengan tegas: saya juga kesusahan pak. 


Begitu juga dengan pedagang kaki lima, begitu juga dengan  orang yang kerja di bioskop, begitu juga orang yang kerja di pabrik, dan pabriknya harus ditutup karena ada satu buruh positif COVID19.


Bapak ini mungkin curhat, mungkin mencari empati. Tetapi bilang ke saya, jelas tidak ada gunanya. Mungkin, bantuan yang bisa saya berikan, hanya sekedar tepukan di bahu untuk menenangkan dia. Tapi, sekarang sudah ada aturan physical distancing. Maaf, berarti saya sama sekali tidak bisa membantu.


Ya sederhananya, baiknya mari fokus ke hal yang utama saja. Silakan pandangan ke depan, pikiran cukup di  tujuan. Dan biarkan saya, menikmati perjalanan, tanpa harus diganggu tema obrolan yang tidak menyenangkan.





Blog ini akan selalu update (diusahakan) setiap hari. Berikut jadwal postingan sesuai tema yang paling sering keluar di blog ini:

Senin & Selasa = GaryVee (Text Experience) translate English Indonesia, biasanya tentang bisnis, social media, dan kehidupan
Rabu = Sebuah Observasi (opini/review)
Kamis = Tulisan Iseng
Jum’at = Interview
Sabtu = Cerpen
Minggu = Sneakers

Follow my blog: aldypradana.com
Instagram: @aldy_pradana17
FB Page: Aldy Pradana

Youtube: Aldy Pradana 
https://www.tokopedia.com/arseniosneakers (tempat menjual sneakers murah)

Posting Komentar

munggah