25 Ways To Win With People part 2

Melanjutkan dari 25 Ways To Win With People part 1, berikut adalah lanjutannya.  

14. Lakukan hal-hal yang tidak bisa orang lain lakukan sendiri  
Lupakan: fokus pada apa yang bisa anda peroleh dari orang lain dan fokuslah pada apa yang bisa anda lakukan untuk orang lain.  
Tanyakan: kesempatan, ide, pengalaman yang bisa saya sediakan untuk seseorang, yang mungkin tidak akan pernah bisa mereka miliki tanpa bantuan saya? 
Lakukan: pertimbangkan hal-hal khusus yang mungkin bisa anda lakukan untuk orang lain dengan cara membuat daftar keahlian, sumber daya, dan koneksi unik anda.  
Ingat: kita semua membutuhkan orang lain untuk melakukan hal-hal yang tidak bisa kita lakukan sendiri.  

15. Dengarkan dengan hatimu 
Lupakan: usaha untuk menyampaikan pemikiran anda sendiri dan curahkan energi anda untuk memahami sudut pandang orang lain.  
Tanyakan: bagaiman saya bisa memahami apa yang orang ini rasakan dan pikirkan? 
Lakukan: dengarkan dengan agresif dengan cara menyingkirkan hal-hal yang mengganggu dan berfokuslah pada sudut pandang orang lain.  
Ingat: cara terbaik untuk meyakinkan orang lain adalah dengan menggunakan telinga anda.  

16. Temukan kunci untuk membuka hati mereka  
Hal ini mungkin terlihat mendasar, namun mengajukan pertanyaan yang baik sangatlah penting untuk menemukan kunci menuju hati seseorang.  

"Apa yang anda impikan?" 
Anda bisa mempelajari pola pikir   seseorang dengan cara melihat apa yang telah mereka raih, namun untuk melihat hati mereka, lihatlah apa yang mereka impikan.  

"Apa yang membuat anda sedih?" 
Saat anda tahu kesedihan seseorang, anda bisa memahami hati mereka.  

"Apa yang membuat hati anda gembira?" 
Hal yang membuat seseorang bergembira seringkali adalah sumber kekuatan mereka.  

"Apa nilai anda?" 
Saat seseorang memberi tahu anda nilai mereka, ketahuilah bahwa anda telah memasuki ruangan yang paling rahasia dalam hati mereka.  

Lupakan: kecenderungan anda untuk meyakini bahwa semua orang adalah (atau seharusnya) sama seperti anda.  
Tanyakan: "indikator perubahan" apa yang saya lihat dalam diri orang yang saya ingin pahami?  
Lakukan: berusahalah untuk menemukan kunci menuju hati orang-orang di lingkaran dalam anda.  
Ingat: pemimpin yang berhasil adalah mereka yang memahami hati anggota tim mereka.  

17. Jadilah orang pertama yang membantu 
Lupakan: memikirkan apa yang tersedia untuk anda saja dan pikirkan bagaimana anda bisa menawarkan bantuan.  
Tanyakan: bagaimana saya biaa membantu anda? 
Lakukan: jadilah orang yang pertama yang menawarkan layanan, bantuan, atau pertolongan.  
Ingat: jika anda membantu cukup banyak orang untuk memperoleh apa yang mereka inginkan, anda pun akan memperoleh apa yang anda inginkan.  

18. Berikan nilai tambah pada orang lain 
Lupakan: usaha untuk menjadi orang yang berhasil, sebaliknya, berusahalah menjadi orang yang bernilai.  
Tanyakan: siapa yang memberi nilai tambah pada hidup saya dan pada siapa saya ingin memberi nilai tambah paling besar? 
Lakukan: buatlah daftar nama orang-orang dalam hidup anda lalu tuliskan apa yang tepatnya yang paling mereka hargai dari diri anda.  
Ingat: jika anda tidak benar-benar menghargai orang itu, ia tidak akan pernah merasa penting didekat anda.  

19. Ingatlah kisah yang seseorang ceritakan 
Lupakan: usaha untuk menceritakan kisah anda sendiri dan dengarkan kisah orang lain.  
Tanyakan: apa kisah anda? 
Lakukan: diskusikan beberapa aspek dari kisah seseorang saat anda bertemu dengannya.  
Ingat: semua orang senang menceritakan kisahnya sendiri.   

20. Ceritakan kisah yang menarik  
Lupakan: usaha untuk menjadi pendongeng profesional 
Tanyakan: bagaimana saya bisa membuat pesan saya menjadi lebih kuat dengan sebuah kisah? 
Lakukan: lebih baik anda mendongeng daripada sekedar mengandalkan fakta.  
Ingat: prinsip akan dilupakan - kisah akan melekat.  

21. Berikan tanpa mengharapkan imbalan apapun 
Lupakan: kekurangan dan fokuslah pada kelimpahan.  
Tanyakan: siapa yang bisa saya bantu namun tidak bisa mengembalikannya? 
Lakukan: berbaik hati pada suatu orang tertentu.  
Ingat: saat anda melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, anda melakukan hal yang terbaik pada diri anda sendiri.  

22. Cari tahu siapa nama tukang pos anda  
Lupakan: Usaha untuk menyalahkan, "buruknya" ingatan anda dan teruslah berusaha mengingat nama orang lain.  
Tanyakan: darimana nama anda berasal atau bagaimana nama itu dieja? 
Lakukan: gunakan metode SAVE pada setiap orang baru yang anda temui minggu ini.  

SAVE  
say - sebutkan nama orang itu 3 kali dalam sebuah diskusi.  
Ask - ajukan pertanyaan tentang nama itu (misalnya, bagaimana nama itu dieja) atau tentang orang itu sendiri.  
Visualize - visualisasikan ciri-ciri fisik atau kepribadian yang mudah diamati dari orang itu.  
End - akhiri diskusi itu dengan nama.  

Ingat: nama seseorang adalah salah satu miliknya yang paling berharga.  

23. Temukan kekuatan orang lain 
Lupakan: kelemahan orang lain 
Tanyakan: apa yang bisa orang ini lakukan dengan baik? 
Lakukan: setiap hari selama minggu ini, katakan pada setidaknya 1 orang, kekuatan apa yang anda lihat dalam dirinya.  
Ingat: semua orang memiliki benih kesuksesan.  

24. Tuliskan kalimat-kalimat yang menyemangati 
Lupakan: usaha untuk menjadi penulis sempurna dan fokuslah untuk menulis dari hati anda.  
Tanyakan: perkataan apa yang akan menyemangati, baik saat ini maupun di masa yang akan datang?  
Lakukan: hari ini, luangkan waktu 1 jam untuk menuliskan beberapa kalimat yang menyemangati orang lain. 
Ingat: kata-kata memiliki kekuatan untuk memberikan penguatan cukup lama, sekalipun penulisnya sudah telah melupakan kata-kata itu.  

25. Bantulah orang lain menang  
Lupakan: usaha untuk melihat kehidupan sebagai kompetisi dimana anda harus mengalahkan semua orang lainnya agar bisa menang.  
Tanyakan: siapa yang paling ingin saya bantu agar saya menang dan bagaimana saya bisa melakukannya?  
Lakukan: buatlah rencana. Petakan jalan yang akan anda lalui bersama-sama untuk meraih kemenangan anda.  
Ingat: ketika anda sudah membantu seseorang menang, anda akan memiliki teman seumur hidup anda.  

Post a Comment

munggah