Menuju Bulan Ramadhan

Hey, I'm back. Sekarang saya cuma sekedar cerita aja sih. Awal bulan Juni ini, saya ditawarin bikin spanduk buat bulan Ramadhan. Ya isinya ajakan tentang solat tarawih, ta'jil, zakat, dan lain-lain. Well, buat saya ini berkah ya. Diberi kesempatan buat "mengundang" para sesama umat muslim untuk datang ke masjid, mengisi kegiatan di bulan Ramadhan, sebuah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. 

Dan Anggerlah yang bikin desain spanduknya, saya hanya perpanjangan tangan doang dari pengurus masjid. Hasil pertama dari Angger ditolak karena mengandung unsur underground, kelam, suram, gelap. Ya masuk akal sih, kan disuruhnya bikin spanduk tentang bulan penuh pahala, bukan bulan penuh dosa. Akhirnya, setelah direvisi (berkali-kali), jadilah spanduk yang diterima oleh pengurus masjid. Lebih terang, lebih cerah, lebih bahagia. Seperti seharusnya bulan Ramadhan itu sendiri. 









Dan sabtu malem udah dipasang spanduknya. Saya sangat bangga ngeliat "hasil karya" yang dimuat untuk tujuan mulia. Dalam hati saya cuma bisa ngomong, "Akhirnya, saya melakukan sesuatu yang benar."



Post a Comment

munggah