Choose Direction

       Pernah lihat sinetron asli Indonesia? Ada yang temanya drama percintaan, ada yang drama inspirasi, dan bahkan drama persilatan. Sekarang, saya ingin membahas itu semua. Sebenarnya sinetron seperti itu maksudnya untuk hiburan ya, mungkin ada yang untuk memotivasi juga, tapi sayang cara penyampaiannya salah. Yang pernah menonton sinetron Indonesia pasti mengerti, sinetron sekarang terlalu banyak adegan kasarnya seperti, pemukulan, kata-kata kasar,  orang dengan emosi berlebihan dengan 'teriakan-teriakan' nya. Tokoh antagonisnya terlalu mendominasi keseluruhan cerita. Ini berdampak buruk untuk mental bangsa.

     Sinetron yang harusnya untuk hiburan malah melatih berperilaku buruk. Orang yang sering menonton sinetron jadi terbiasa dengan segala 'kekerasan' dan secara tidak langsung mempraktikannya di dunia nyata. Banyak remaja jadi suka berkata kasar, merokok, dll. Kenapa bisa begitu? Karena itu sudah menjadi kebiasaan. Seakan-akan sudah merasuk ke dalam jiwa mereka dan tidak sadar kalo itu adalah perilaku yang salah.

      Kalo sudah begini, ya satu-satunya cara adalah segera berbenah. Segera memperbaiki diri dengan mulai memilih acara TV yang tepat. Pilih yang bermanfaat, pilih yang benar-benar untuk 'hiburan' yang menghibur. Jika ada teman anda atau mungkin saudara anda yang 'sudah tertular' perilaku tersebut itu, nasehati saja. Bilang saja apa adanya, tapi jangan bilang sepert ini,

      "Yang penting aku udah ngasih tau kalo itu salah, kalo kamu ga mau berubah ya udah."

Ini jelas salah, jika anda ingin teman anda berubah, anda harus bersabar menunggu progress perubahannya. Karena memang tidak mungkin merubah sifat dengan sekejap, semua itu harus bertahap.

      Sebagai penutup, apa yang kita perbuat bisa berdampak bagi orang lain, bisa berdampak baik dan juga berdampak buruk. Seperti sinetron, mungkin tujuan mereka hanya menghibur para penontonnya tetapi ternyata efek negatif nya terlalu banyak, mungkin mereka terlalu mengejar rating jadi menambah drama disana sini namun lupa dengan efek psikis dari para pemirsanya. Jadi, mari memulai kebiasaan positif, mari mulai bertanggung jawab dengan apa yang kita ucapkan dan yang kita lakukan. Ada

      "Positive and negative are directions. Which direction do you choose?"

Post a Comment

munggah