Manusia Setengah Salmon, Film Ketiga Dari Manusia 5 Juta Follower


Raditya Dika lagi-lagi mengeluarkan film, setelah Cinta Dalam Kardus dan Cinta Brontosaurus, Raditya Dika bermain film di Manusia Setengah Salmon. Apakah fimnya banyak penonton lagi seperti Cinta Brontosaurus? Atau apakah filmnya akan sebagus kisah Cinta Dalam Kardus? Silahkan lihat pendapat saya dibawah ini. 




Baiklah, saya mulai dari film pertama bang Dika, Cinta Brontosaurus, film ini masuk 10 besar film Indonesia yang paling banyak ditonton taun 2013. Selain banyak yang nonton, ternyata ada pihak yang tidak puas dengan Cinta Brontosaurus, seperti kritikus film, movieblogger, (dan saya, hehe) yang mencemooh film tersebut. 

Agak naik harapan saya setelah Cinta Dalam Kardus keluar. Film ini lebih rapi dan lebih romantis, saya suka banget film tersebut. Sangat menyentuh, apalagi pada bagian endingnya. Sayangnya, Manusia Setengah Salmon tidak bisa mengulangi itu lagi. Film ini jauh berada dibawah Cinta Dalam Kardus. Ini adalah sekuel dari Cinta Brontosaurus dengan kualitas yang hampir sama. Setidaknya, sedikit lebih baik dari Cinta Brontosaurus. 

Di Manusia Setengah Salmon, Raditya Dika punya banyak masalah, anehnya saya sama sekali tidak bersimpati dengan semua masalah yang dia hadapi. Menurut saya, masalah dia tidak memperkuat cerita. Padahal, ada banyak masalah, tapi entah kenapa seperti terlalu kecil. Sehingga, memberikan kesan tidak penting. 

Di film ini, Raditya Dika berusaha sekali mempromosikan comic-comic Indonesia. Banyak comic 'didikannya' jadi cameo disini. Selain banyak muridnya yang nongol, seperti biasa, ada wanita cantik kayak Kimberly Rider yang terlihat tinggi banget disebelah Raditya Dika, dan tak lupa ada Eriska Rin, cewek yang bikin Raditya Dika belum bisa move on. Dan emm... apalagi ya? Saya ga bingung mau nulis apa, kayaknya udah itu aja. Film  Manusia Setengah Salmon biasa banget. Tidak ada adegan yang memorable, tidak ada yang spesial.  


Manusia Setengah Salmon berisi komedi ringan, ada yang lucu dan ada yang garing. Terdapat romantis yang ingin disampaikan Raditya Dika, tapi sayangnya gagal. Jujur, saya berharap Manusia Setengah Salmon seperti Cinta Dalam Kardus, lebih rapi, lebih cantik, dan berakhir romantis, bukan biasa aja, terlalu ringan, dan mudah dilupakan. 

Score: 70

Post a Comment

munggah