The Amazing Spider-Man

Directed by Marc Webb.
Cast : Andrew Garfield, Emma Stone, Rhys Ifans, Denis Leary.
Genre: Action, Adventure, Fantasy.
136 min



Gwen Stacey
Film ini bercerita tentang Peter Parker waktu kecil yang dititipkan oleh orang tuanya untuk tinggal bersama paman dan bibinya. Pada waktu SMA, Peter Parker menemukan tas misterius milik ayahnya, dan dari tas tersebut, Peter Parker memulai penyelidikan mengenai kematian ayahnya. Bertemulah dia dengan partner ayahnya, Dr. Curt Connors, partner ayah Peter Parker yang sedang berusaha untuk menjadikan dunia tanpa kelemahan. Dan dari sinilah, petulangan superhero ini dimulai.

Yap, itulah sinopsis singkat dari film The Amazing Spider-Man. Film ini bukan kelanjutan dari trilogi dari film Spider-Man yang diperankan oleh Tobey Maguire, tapi ini film reboot, jadi ya ngulang lagi ceritanya. Tapi, santai saja, dengan adanya embel-embel tagline "The Untold Story", diharapkan bisa menarik simpati penonton untuk menonton film reboot ini.

Dr. Curtis Connor
Semua serba baru disini, pemeran Peter Parker diganti menjadi Andrew Garfield, yang terlihat sangat funky dengan rambutnya yang berantakan, bermain skateboard, dan juga sangat kurusan dibandingkan pemeran Peter Parker sebelumnya. Kostum Spider-Man juga terlihat lebih modern, 'cewek'nya juga baru, ada Emma Stone yang memerankan Gwen Stacey yang sangat cantik disini. Apa yang lagi yang baru? Nah, berbeda dengan versi Spider-Man yang sebelumnya, disini Spider-Man menggunakan gelang (dibawah sarung tangannya) untuk mengeluarkan jaring laba-laba, gigitan laba-laba tidak memberikan kekuatan untuk mengeluarkan jaring laba-laba sendiri. Oke, mungkin cukup tentang 'yang baru' dari film ini, sekarang fokus ke ceritanya.



The Lizard
Peter Parker



Uncle Ben & Aunt May
Terlalu cepat, itu menurut saya, penonton masih ingat jelas jalan cerita dari Spider-Man 1, Spider-Man 2, dan Spider-Man 3. Jadi, ya penonton masih membanding-bandingkan dengan pendahulunya. Lalu, berbeda dengan film yang sebelumnya, film ini lebih ke drama, sangat full of drama, ada sih actionnya tapi ya cuma sedikit dan pada film ini lebih berfokus pada pencarian jati diri Peter Parker. Dari menyelidiki kematian ayahnya, lalu mencari pembunuh pamannya, dan makna sebenarnya dari menjadi superhero itu sendiri.

Saya menonton yang versi 2D dan itu cukup memuaskan menurut saya, mungkin akan lebih bagus lagi jika menonton yang 3D. Pertarungan melawan The Lizard juga sangat 'indah' disini. Entah yang di got, di sekolah, di tower OSCORP. Jika ditanya apa memorable moment dari film ini, jujur, mungkin hanya pertarungannya saja, kisah cinta dengan Gwen Stacey masih 'biasa' saja menurut saya, Paman Ben juga masih bijak seperti yang dulu-dulu. Sangat sulit mencari memorable moment di film ini, karena masih ingat adegan-adegan dari film pendahulunya, seperti adegan kissing di film Spider-Man 1, lucunya J.Jonah Jameson, kerennya pertarungan di kereta melawan Dock Ock, dan lain-lain.
Capt. Stacey

Mungkin karena terlalu cepat, jadi tidak terkesan 'wah'.  Tapi, pembawaannya memang benar-benar berbeda dengan film yang sebelumnya. Jelas lebih baik dari Spider-Man 3, tetap belum bisa mengalahkan Spider-Man 2, mungkin masih sebandinglah dengan Spider-Man 1. Oh iya, bagian plot tentang 'rahasia ayahnya' juga masih sekedar tambalan di film ini, lalu dari tambahan scene after credit kayaknya sih,  bakalan ada sekuelnya.

Kesimpulannya, film ini tetap enjoyable, mungkin buat anak kecil yang menonton, merasa action nya kurang, ya wajar sih, karena memang kekuatan film ini lebih ke 'drama' nya. Buat yang cowok silahkan terpesona dengan kecantikan Gwen Stacey disini dan buat yang cewek, kalian pasti suka dengan Peter Parker yang baru ini. Udah, gitu dulu, it's my first review, hope you like it. 


RATE : 3/5 

2 comments

nice review.. :) wajib nonton nih.. :)

di kota kita

Reply

Thank you :) Selamat menonton versi baru dari Spider-Man ini ya. :D

Reply

Post a Comment

munggah