Nasihat Untuk Diri Sendiri




Oke, tahun 2018 ini saya akan memasuki usia 26. Usia dimana sudah bisa dibilang matang, untuk kerja dan menikah. Bahkan, banyak orang berkata, dari umur 25, sudah waktunya kita sebagai manusia siap menjadi “orang”. 

Mencoba memahami maksud "orang" itu, saya pun mencoba menelaah artinya.

Mungkin maksud mereka, menjadi "orang" adalah memiliki pekerjaan tetap, mapan, dan mempunyai rencana jangka panjang ke depannya.


Mungkin.


Tapi, menurut saya, tidak semua orang dapat memenuhi itu.

Tidak semua orang ingin memenuhi itu.

Tiap orang sudah punya rencana sendiri, yang bisa saja rencananya tidak seperti dengan harapan khalayak banyak. Bisa saja ada yang memang inginnya menikah pada usia 30, bisa saja ada yang memang ingin fokus karir sampai usia tertentu.

Dari situlah, saya menulis postingan ini.

Sebagai pengingat, sebagai nasihat. 

Untuk diri saya sendiri ke depannya. Semoga bisa direnungi bersama.



Berbahagialah Dengan Caramu Sendiri

Ada orang berbahagia dengan mendaki gunung, ada juga dengan mengunjungi pantai, atau bahkan, shopping di mall. Ada yang menganggap weekend sebagai tempat untuk beristirahat. Tenggelam dalam mimpi menjadi malam minggu yang ideal buat mereka. 

Intinya, tiap orang mempunyai cara untuk bahagianya sendiri-sendiri. Hargai caramu untuk bahagia, meskipun itu terasa asing bagi beberapa orang.


Berhenti Membandingkan

Stop membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Hentikan mata terus mencari dan mengamati yang lain, lalu melihat kaca untuk membandingkan. Setiap orang punya waktunya masing-masing. Waktu untuk naik ke atas meraih bintang, juga waktu untuk tenggelam ke dasar sumur merangkul kegagalan. Nikmati waktumu sekarang, dan tunggu momen yang tepat datang menghampiri.


Cari Kesibukan

Mengisi hari dengan kegiatan adalah yang terbaik. Menganggur, duduk diam dari pagi hingga pagi, menggeser handphone ke atas bawah adalah yang terburuk.

Lakukan sesuatu. Beraktivitaslah. Bergerak. Melangkahlah.

Carilah ilmu. Temukan hobimu. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan. Lakukan apa yang belum lakukan.

Hidupmu masih panjang, penuhilah dengan kesibukan.

Don’t Give a Damn About Them

Tidak usah mempedulikan apa kata orang. Fokus dengan targetmu, misimu, cita-citamu. Fokus dengan apa yang dalam kepala dan hatimu. Mereka boleh berkata, tapi bukan berarti mereka boleh menentukan. Bukan mereka yang memegang kemudi, bukan pula yang memegang kendali.


Temui Orang Yang Tepat

Bertemu banyak orang dapat menambah relasi, pergaulan, dan wawasan. Tapi, saya ingin menambahkan agar kita bertemu orang yang tepat. Maksudnya begini, temui orang yang dapat membuatmu jadi lebih baik. Bertemanlah dengan orang yang mampu memberi ilmu yang sungguh tak ternilai harganya. 

Keluarlah.

Temui banyak orang.

Kemudian, bertemanlah dengan orang yang tepat.








- short description about the writer -

Guru Bahasa Inggris & Komputer | Movienthusiast
Follow my blog: aldypradana.com

Kumpulan postingan, label, dan kategori bisa dilihat di sini



Post a Comment

munggah