Belajar Merekam & Mengedit Video


Salah satu hobi saya adalah menonton film. Bisa film action, comedy, drama, thriller (semuanya bisa, asalkan bukan horror). 

Karena sering menonton film, ada terlintas pikiran di kepala, "Gimana kalo saya bekerja di dunia perfilman?"

Menulis cerita, mungkin. Menjadi cameraman, mungkin. Atau berperan sebagai aktor, sutradara, figuran, mungkin. Apapun. Yang penting bisa masuk ke dalam dunia perfilman. Tidak sebagai penonton, tapi ikut berkarya, berproses membangun film.

Membuat video di Youtube merupakan cara saya agar setidaknya mengerti tentang film. Walaupun jelas, film dan video Youtube itu berbeda jauh. Namun, ada beberapa yang sama.

Tentang pengaturan konsepnya, alur ceritanya, pemilihan musiknya, awal-tengah-akhir nya, dan tentunya bagian editing itu sendiri.

TVLOG (channel youtube saya) sejauh ini sudah berjalan 12 episode.

Ada yang jauh di bawah standar, ada yang bagus banget (menurut saya, hehe).

Saya mengalami proses susahnya bikin konsep video. Saya merasakan fase bingung mau diedit gimana lagi video saya. Tapi, dari semua itu, susah senangnya, jatuh bangunnnya, saya merasa enjoy sama itu semua. 

Rasanya nyenengin.

Dan saat saya punya kesempatan untuk berbagi kesenangan saya terhadap membuat video ini, saya sumringah.


Pada pelajaran komputer kelas 6, saya akhirnya menjalankan materi favorit dari semester plan saya, yaitu tentang merekam & mengedit video.

Kenapa bisa pelajaran komputer bisa berhubungan dengan video?

Karena nanti anak-anak kelas 6 mau mempelajari Movie Maker. Software mengedit milik Microsoft.

Dari situ, terwujudlah pelajaran tentang merekam & mengedit video.

Momennya entah kenapa juga pas. Saat materi ini akan dilaksanakan, sekolah sedang mengadakan acara Pekan Literasi dari hari Senin-Jum'at. Kemudian, ditutup pada acara puncak Festival Literasi di hari Sabtu.

Jadilah mereka merekam selama seminggu penuh. Mereka meliput berlangsungnya acara dari awal sampai akhir. Mereka mewawancarai, merekam, dan mengabadikan semuanya.

Anak-anak ada yang membawa kamera DSLR, mirrorless, kamera digital, bahkan kamera handphone. Tentu saja, semuanya sudah ada peraturan, gadget tersebut hanya boleh dipakai untuk meliput, tidak digunakan selama pembelajaran lain.

Melihat mereka mondar-mandir membawa kamera ternyata bikin adem di hati. Menularkan hobi, membagi kesukaan, dan mentransfer ilmu itu senangnya luar biasa.

Apalagi ketika menyaksikan teman-teman kelas 6 ini mengedit hasil video mereka. 

Mereka diskusi, "Ini mau digimanain?"

"Musiknya bagusnya apa?"

"Kayaknya yang ini dicut aja deh.

Kalimat dibalas kalimat, menghasilkan diskusi mantap dengan tujuan hasil yang maksimal.

And that was one of beautiful moment in my life.

Karena saya ingin kepingan memori ini terus terkenang sampai saya tua nanti, saya mendokumentasikan proses kerja mereka dan mempublish videonya dengan judul "Belajar Merekam & Mengedit Video". 


Part 1





Part 2


Link: https://www.youtube.com/watch?v=zX90HaB-bgI

Like, Comment, & Subcribe! -> Youtube 

Karya Anak bisa dilihat di sini



Follow my blog: aldypradana.com


FB + Instagram + G+ + Youtube 



Post a Comment

munggah